Pendidikan

Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa KKN Undip Kampanyekan Penggunaan Tote Bag ke Warga Desa

×

Kurangi Sampah Plastik, Mahasiswa KKN Undip Kampanyekan Penggunaan Tote Bag ke Warga Desa

Sebarkan artikel ini
mahasiswa KKN Undip
Sejumlah mahasiswa KKN Undip mengkampanyekan penggunaan tote bag di Desa Tegalsari Barat, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, belum lama ini. (KKN Undip)

PEMALANG, beritajateng.tv – Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) mengkampanyekan gerakan penggunaan tote bag sebagai di Desa Tegalsari Barat, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Kampanye mahasiswa KKN Undip tersebut menjadi langkah konkret dalam mengatasi permasalahan sampah plastik.

Dengan semangat kepedulian pada lingkungan, mahasiswa KKN Undip mengajak masyarakat sekitar untuk beralih dari penggunaan kantong plastik sekali pakai menjadi tote bag yang ramah lingkungan.

BACA JUGA: Penutur Bahasa Jawa Kian Tergerus, Dosen FIB Undip Sebut Faktor Ini Jadi yang Utama

Kampanye tersebut berlangsung di rumah Kasi Pelayanan Desa Tegalsari Barat, Rozikin, belum lama ini. Mereka melakukan aksi nyata dengan pemberian edukasi mengenai dampak negatif penggunaan plastik terhadap lingkungan.

Kegiatan berlanjut dengan pendistribusian tote bag bertuliskan “Bersama Kita Kurangi Sampah”.

BACA JUGA: Mahasiswi Undip Meninggal saat Daki Gunung Lawu, SAR Imbau Pendaki Pemula Pahami Medan

Kepala Desa Tegalsari Barat, Sodikin juga menghadiri kegiatan tersebut. Ia mengatakan, gerakan pendistribusian tote bag ini bermanfaat bagi masyarakat dalam mengurangi sampah plastik.

Tim II KKN Undip berharap gerakan ini dapat warga implementasikan dengan baik.

“Kami juga mengajak masyarakat luas untuk ikut serta dalam gerakan penggunaan tote bag ini. Dengan gerakan penggunaan tote bag, dapat membawa perubahan positif dalam mengatasi permasalahan sampah plastik menuju keberlanjutan lingkungan yang lebih baik,” kata mahasiswa KKN Undip, Fadhilah Jauharoh Nafisah.

BACA JUGA: Upayakan Penurunan Stunting, Undip Luncurkan Buku Pedoman Pencegahan Stunting

Berharap jadi kebiasaan masyarakat sehari-hari

Mereka berharap gerakan ini tidak hanya sekadar berhenti pada pemberian tote bag dan edukasi singkat. Namun benar-benar terintegrasi ke dalam pola pikir sehari-hari masyarakat.

“Harapannya menjadi kebiasaan yang melekat dan mengilhami komunitas lebih luas untuk mengikuti jejak yang baik. Selain itu, memberikan kontribusi berarti dalam merawat lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.