SEMARANG, beritajateng.tv – Empat hari telah berlalu sejak lebaran, namun pasar Bandarjo Ungaran masih terlihat sepi aktivitas.
Para penjual di pasar Bandarjo banyak yang belum buka lantaran masih bersilaturahmi kepada sanak saudara dan berwisata selama libur lebaran.
Pasar tradisional tersebut pun masih tampak sepi pengunjung maupaun aktivitas jual-beli. Hanya ada beberapa kios, toko, atau penjual yang sudah buka.
Prediksi Pasar Bandarjo Kembali Normal Usai Syawalan
Rahmad (46) penjual makanan ringan mengatakan bahwa biasanya pasar tersebut kembali normal setelah syawalan atau seminggu setelah lebaran.
“Pasar Bandarjo biasanya kembali normal setelah lebaran syawalan,” ujar Rahmad kepada awak beritajateng.tv, Selasa (25/4/2023).
Terlihat sebagian kios atau penjual saja yang telah buka, namun banyak juga yang masih tutup. Hal itu boleh jadi karena para penjual masih memilih untuk berlibur.
“Kios di pasar sebagian sudah ada yang buka, tapi juga ada yang masih tutup, biasanya mereka masih halal bihalal, muter ke saudara atau wisata ke obyek wisata,” terangnya.
BACA JUGA: Bank Jateng Cabang Jepara Dukung Pasar Murah Sambut Idul Fitri
Ia pun menambahkan, “Lebaran syawalan biasanya ramai kembali, orang-orang mencari ketupat dan makanan lepet, budaya masak lagi lebaran syawalan.”
Penjualan pun pastinya meningkat ketika lebaran Idul fitri hingga lebaran syawalan. Orang-orang biasanya bakal memasak makanan khas lebaran, menyajikan ketupat, dan lain sebagainya.
“Alhamdulilah penjualan saat jelang lebaran Idul fitri hingga lebaran syawalan meningkat, tapi akan normal kembali setelah lebaran selesai, seminggu setelah lebaran,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





