JAKARTA, beritajateng.tv – Kontroversi Ananda Zhafira kembali menyita perhatian publik sepanjang Februari 2026. Nama Ananda Zhafira mendadak trending setelah isu yang menyeret kekasihnya, Niko Al Hakim atau Okin, ramai menjadi perbincangan.
Sorotan publik mengarah pada dugaan absennya Okin saat sang anak, Chava, mengikuti lomba ice skating. Warganet lantas mengaitkan situasi itu dengan hubungan Okin dan Ananda.
Isu tersebut berkembang cepat melalui media sosial. Publik mempertanyakan peran Ananda dalam polemik keluarga tersebut.
Tuduhan menyebut Ananda bersikap posesif sehingga Okin tidak hadir pada acara penting anaknya. Spekulasi terus bermunculan tanpa klarifikasi langsung dari Okin.
Ananda segera membantah tudingan itu. Ia menegaskan tidak pernah mengatur jadwal Okin. Melalui unggahan di platform X, ia menyindir keberadaan “fans toxic” serta kemungkinan konflik orang tua anak. Pernyataan itu justru memantik respons lanjutan dari publik.
Rachel Vennya turut memberikan tanggapan terbuka. Ia membagikan tangkapan layar percakapan terkait informasi jadwal kepada Okin.
BACA JUGA: Sosok Dwi Sastyaningtyas, Mantan Penerima Beasiswa LPDP Viral Gegara Anaknya Pindah Status Jadi WNA
Unggahan itu ia sertai keterangan singkat bernada sarkas. Respons tersebut memperkeruh suasana dan memicu perdebatan baru.
Ibunda Okin, Deasy, ikut bersuara. Ia menyampaikan sikap yang terkesan membela Rachel. Pernyataan itu publik nilai sebagai tanda kurangnya restu terhadap hubungan Ananda dan Okin.
Situasi semakin memanas ketika warganet membandingkan respons masing-masing pihak.
Unggahan lain dari Ananda kembali menuai kritik. Ia menulis kata “vermak-an” yang netizen duga sebagai sindiran fisik. Kalimat tersebut memicu hujatan karena publik menilai unggahan itu kurang bijak.
Kontroversi Ananda Zhafira pun meluas hingga berbagai platform digital.
Profil dan Kontroversi Ananda Zhafira
Terlepas dari polemik tersebut, publik juga penasaran dengan latar belakang Ananda. Ananda Zhafira Nugrahani lahir pada 11 Oktober 2000. Saat ini ia berusia 25 tahun. Ia menganut agama Islam dan tumbuh besar di Indonesia.
Riwayat pendidikannya terbilang mentereng. Ia menyelesaikan pendidikan menengah di Al Azhar Islamic School Indonesia.





