“Mereka harus dapat bantuan dari Pemerintah yaitu puso, seperti yang sudah terlaksana pada saat banjir 2023 yang lalu dan itu sudah cair. Kami harap ini segera untuk pendataan masalah itu,” paparnya.
Perihal puso, pencatatan itu Wachid tuturkan tercatat melalui Dinas Pertanian setempat. Nantinya, Dinas Pertanian akan menyampaikan hal itu kepada BNPB.
“Pencairannya lewat BNPB dan Dinas Pertanian. Pak Fajar menyampaikan, kalau dulu bisa seperti itu, sekarang harus pakai asuransi. Ini ada masalah di masyarakat, yang mana ada sawahnya belum didaftarkan asuransi,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





