Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso, menyampaikan bahwa kesenian wayang kulit harus dikenalkan sejak dini kepada generasi muda sebagai ipaya pelestarian kebudayaan.
Menurutnya, semua pihak wajib untuk mengapresiasi, mendukung, serta mendampingi generasi muda untuk dapat mengembangkan potensi diri khususnya pada nguri-nguri budaya.
“Siapa pun, dari 10 ini nanti, terlepas dapat juara atau tidak, tetep kita support untuk mengembangkan talenta, untuk nguri-nguri budaya. Jangan sampai Kota Semarang yang memiliki Ki Narto Sabdo sampai melupakan jati diri. Kami berharap mereka dapat meneruskan perjalanannya,” harapnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





