Terlebih, belum ada satu sekolah pun di Semarang yang mampu memenuhi kualifikasi untuk meraih gelar Adiwiyata Mandiri. Agusalim berharap, dengan gelar Adiwiyata Mandiri nantinya bisa mendorong siswa untuk lebih peduli dan mencintai lingkungan sekitar.
“Kami yakin, insyaallah terpenuhi, yang penting ada program inovasi, salah satunya kami kumpulkan siswa yang berbicara adiwiyata, [yaitu] Kalingga atau Kader Lingkungan Generasi Adiwiyata,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





