Hukum & KriminalIndepthJatengNasionalPendidikanViral

Masih Trauma, Korban Pelecehan oleh Oknum Manajer BUMN Belum Bisa Beri Keterangan

×

Masih Trauma, Korban Pelecehan oleh Oknum Manajer BUMN Belum Bisa Beri Keterangan

Sebarkan artikel ini
Viral! Oknum Pegawai Pemkot Semarang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan terhadap wanita. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) terjadi di Kota Semarang. Disebutkan bahwa dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh oknum manajer salah satu BUMN di Semarang kepada seorang mahasiswi berinisial H.

Kuasa hukum korban, Hery Hartono mengatakan, hingga saat ini korban masih trauma dengan apa yang ia alami.

“Untuk saat ini kami fokus pemulihan kondisi psikis dan mental dulu, pasca viral dan pengaduan masih terpukul,” kata Hartono saat beritajateng.tv hubungi, Jumat, 22 November 2024.

Hery menyampaikan jika pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Semarang pada Rabu, 20 November kemarin. Dalam laporan tersebut, pihaknya melaporkan Manajer Penjagaan Aset di salah satu BUMN di Kota Semarang.

BACA JUGA: Viral Dugaan Pelecehan Seksual oleh Mahasiswa Olahraga Unnes 2023, Begini Tindak Lanjut Kampus

Polrestabes Semarang pun telah memanggil pihaknya untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Hanya saja, kata Hery, korban saat ini masih trauma dan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut di kepolisian.

“Belum (hadir di Polrestabes), tadi saya ke sana menyampaikan bahwa H belum bisa memberikan keterangan,” lanjut Hartono.

Tanggapan Menteri BUMN Erick Thohir

Sementara itu, kasus dugaan pelecahan oleh salah satu manajer perusahaan BUMN di Kota Semarang kepada mahasiswa magang viral di media sosial. Menteri BUMN, Erick Thohir, juga telah menanggapi peristiwa tersebut.

Melalui media sosial, Erick mengutuk keras tindakan pelecehan seksual tersebut. Ia pun memastikan jika kementerian BUMN mendukung sepenuhnya proses hukum yang berlangsung di kepolisian terkait dugaan pelecehan itu.

“Kami mengutuk keras tindakan pelecehan seksual yang seorang mahasiswi magang di Semarang alami. Siap memberikan bantuan pendampingan kepada korban jika yang bersangkutan berkenan,” kata Erick dalam unggahan instagram Kementerian BUMN, Kamis, 21 November 2024.

BACA JUGA: Dugaan Pelecehan Seksual oleh Dosen Pembimbing, Ini 5 Kesepakatan Aliansi Mahasiswa dan Rektor UMS

Informasi awal menyebutkan bahwa seorang mahasiswi asal Semarang, berinisial H, melaporkan dugaan pelecehan yang ia alami saat menjalani program magang di bawah salah satu manajer perusahaan BUMN di Kota Semarang.

Manajer tersebut diduga mencoba memegang tangan korban dan berusaha menghalanginya keluar dari ruangan. Selain itu, pelaku juga disebut memegang pipi, dada, dan mencium korban.

Tidak merasa bersalah, pelaku bahkan sempat memberikan uang sebesar Rp50 ribu kepada korban dengan alasan untuk mengajak minum kopi bersama. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp