SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menghadiri Konsolidasi Organisasi Internal Partai yang berlangsung di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah atau Panti Marhaen, Jumat, 25 Oktober 2024 sore.
Pantauan beritajateng.tv, Megawati dan Puan tiba di Panti Marhaen sekitar pukul 13.15 WIB. Rapat internal berlangsung kurang lebih tiga jam.
Beberapa tokoh DPP PDIP Adian Napitulu, Puan Maharani, dan Utut Adianto juga tampak hadir dalam rapat internal.
BACA JUGA: Relawan Desa Bersiap Menangkan Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng, Hadapi Dominasi PDIP
Selang tiga jam lebih, Megawati meninggalkan Panti Marhaen pada pukul 16.00 WIB. Tak ada pernyataan resmi yang Megawati berikan terkait rapat internal kepada awak media.
Puan Maharani sebut Megawati tekankan agar Pilkada berjalan tanpa ada intervensi pihak luar
Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani, mengaku konsolidasi internal itu membahas soal penentuan struktur partai yang ada di Jawa Tengah terkait pemenangan Pilkada 2024.
Puan menyebut, Megawati hadir dalam rapat internal itu untuk menekankan bagaimana memenangkan semua calon PDIP yang berlaga di Pilkada Jawa Tengah.
Tak hanya itu, menurut pengakuannya, Megawati juga menekankan bagaimana agar Pilkada 2024 berjalan di Jawa Tengah tanpa adanya intervensi dari pihak eksternal.
“Bagaimana kemudian mengkonsolidasikan tiga pilar yang ada di Jateng. Bagaimana kita menjalankan Pilkada 2024 ini dengan santun, saling menghormati, dan menghargai tanpa adanya intervensi dari eksternal,” sambung Puan.
Selain itu, Megawati juga menyampaikan bagaimana agar seluruh elemen bangsa bisa bekerja sama dengan sebaik-baiknya untuk Indonesia yang lebih baik ke depannya.
“Kemudian stakeholder di pemerintahan, apakah itu aparat penegak hukum juga harus bisa menjaga situasi kondusi tetap kondusif,” terangnya.
Menurutnya, semua elemen harus bergotong royong dalam memenangkan paslon usungan PDIP di Pilkada Jawa Tengah 2024.
Dengan catatan, kata dia, harus saling menghormati dan menghargai.
Turun ke Jateng saat Jokowi sudah tinggal di Solo, apakah kedatangan Megawati respons dari cawe-cawe Jokowi?
Turunnya Megawati langsung ke Jawa Tengah sebulan sebelum Pilkada tentu menuai pertanyaan publik.
Saat disinggung apakah turunnya Megawati berhubungan dengan adanya gejolak pada pertempuran di lapangan, Puan merespons singkat.
BACA JUGA: Tegaskan Jawa Tengah Basis Banteng, Hendi: Sejak Reformasi Hingga Kini Gubernurnya dari PDIP
Menurutnya, turunnya Megawati ke Jawa Tengah lantaran provinsi ini menjadi salah satu daerah terbesar di Indonesia.
“Sebagai Ketum, beliau punya perhatian di semua Pilkada yang ada di Indonesia. Kalau kemudian datang ke Jawa Tengah ya karena merupakan provinsi terbesar yang ada di Indonesia,” terangnya.
Ia menegaskan, kunjungan Megawati ke Jawa Tengah tak ada hubungannya dengan Mantan Presiden RI, Joko Widodo yang sudah mulai bergerak untuk mendukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
“Gak, gak ada hubungannya [dengan cawe-cawe Jokowi],” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





