Uncategorized

Melihat Potret Pecinan Dulu dan Sekarang Lewat Pameran Kartu Pos

×

Melihat Potret Pecinan Dulu dan Sekarang Lewat Pameran Kartu Pos

Sebarkan artikel ini
pameran kartu pos
Pengunjung saat menikmati pameran kartu pos dalam "Buah Tangan #29 Rupa Muka Pecinan Semarang oleh Yehezkiel Cyndo". (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 65 postcard atau kartu pos yang menampilkan bangunan-bangunan di kawasan Pecinan dalam pameran bertajuk “Buah Tangan #29 Rupa Muka Pecinan Semarang“. Adapun pameran ini berlokasi di Grobak Art Kos Hysteria, Jalan Stonen nomor 29, Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkir, Kota Semarang.

Kartu pos yang dipamerkan mulai 18 November 2023 hingga 30 November 2023 ini merupakan karya dari Yehezkiel Cyndo, seniman asal Yogyakarta yang telah menetap di Kota Semarang sejak tahun 2021.

Cyndo menjelaskan, ke-65 kartu pos itu bermula dari projek salah satu komunitas sketchers di Jakarta. Ia yang lama menetap di Kota Semarang kemudian tertarik untuk mengangkat sejarah Pecinan yang menurutnya unik.

Dalam perjalanannya, ia kemudian terinspirasi untuk menggambarkan kawasan Pecinan berdasarkan ilustrasi fasad-fasad toko yang ada di Jepang.

BACA JUGA: Ibunda Jeng Yah Ungkap Kemungkinan Season 2 Serial Gadis Kretek

“Di Semarang ini saya melihat dan menemukan bahwa potensi dalam Pecinan menarik banget, dalam rupa fasad dan juga perilaku orang-orang yang hidup di dalamnya,” katanya kepada beritajateng.tv, Selasa 21 November 2023.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa awalnya hanya terdapat 61 karya yang berasal dari project kartu pos komunitas Heritage and Sketch di Jakarta. Namun, setelah pihak Hysteria mengajak ia untuk terlibat dalam pameran, Cyndo akhirnya menambah 4 karya sebagai penggenap project ini.

“61 dari postcard projectnya komunitas Heritage and Sketch, 4 nya sebagai pertanda bahwa ini harapannya akan berlanjut. Karena memang rencananya season ini akan dilanjut untuk ke season selanjutnya,” tandasnya.

Menggambarkan perbedaan Pecinan Semarang dulu dan sekarang

Sementara itu, Program Manager kolektif Hysteria, Purna Cipta menyampaikan, terpilihnya Yehezkiel Cyndo untuk memamerkan kartu pos tentang Pecinan sebagai tema pameran kali ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, Cyndo memang memiliki irisan kepentiangan dengan isu-isu yang memang menjadi perhatian dari Hysteria.

“Mas Cyndo beririsan dengan isu kota. Kami memang pada buah tangan edisi ke-29 ini mencari seniman yang sekiranya memiliki singgungan isu seperti nafas Hysteria,” ucapnya.

Hal tersebut kemudian memantik Hysteria untuk mengajak Cyndo lantaran dapat menggambarkan perbedaan Pecinan dulu dan sekarang. Yang Purna harap kemudian bisa menjelma bahan dialog yang bergulir dalam diskusi.

BACA JUGA: Puji Dukungan Pemerintah Terhadap Film Indonesia, Mandy Marahimin: Siapa pun Presidennya, Semoga Support Tetap Berjalan

“Bisa mengulik lebih dalam, seperti misalnya bentuk dasar bangunan tersebut, indikasi tahun berdirinya, hingga perubahan-perubahan yang terjadi yang turut merepresentasikan keadaan,” tandasnya.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp