Jateng

Meriahkan MTQ Nasional, Pemkot Semarang Gelar Nostalgia Dugderan dan Bazaar Kauman Kampung Quran

×

Meriahkan MTQ Nasional, Pemkot Semarang Gelar Nostalgia Dugderan dan Bazaar Kauman Kampung Quran

Sebarkan artikel ini
Bazaar Kauman
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat membuka acara Nostalgia Dugderan dan Bazaar Expo Kauman Kampung Quran di Alun-Alun Semarang sebagai salah satu rangkaian kegiatan pendukung MTQ ke-31, Minggu, 13 September 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Tak hanya pelajar, Agustina juga menyoroti keterlibatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam rangkaian pawai MTQ Nasional XXXI. Adapun perwakilan FKUB juga hadir dalam pembukaan Nostalgia Dugderan dan Bazaar Expo Kauman sore itu.

“Saya pribadi juga terkejut. Bagaimana mungkin FKUB mau ikut beramai-ramai bersama para peserta kontingen dari seluruh Indonesia melakukan pawai,” kata dia.

Agustina pun berharap kawasan Alun-Alun Masjid Agung Semarang dapat berkembang menjadi salah satu pusat kebudayaan di Kota Semarang.

Lebih jauh, Agustina turut mengajak para peserta dan tamu MTQ Nasional XXXI untuk menikmati berbagai potensi yang ԁimiliki Kota Semarang, mulai dari kesenian, kuliner, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menyebut Pemkot Semarang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terus berupaya memperkenalkan berbagai potensi tersebut melalui sejumlah kegiatan pendukung selama pelaksanaan MTQ Nasional. Tak terkecuali dengan menghadirkan acara Nostalgia Dugderan dan Bazaar Expo Kauman.

Adapun rangkaian acara yang ԁigelar di sejumlah titik di Kota Semarang ԁiharapkan dapat membuat para tamu tidak hanya mengikuti agenda utama MTQ. Mereka juga bisa mengenal kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat.

BACA JUGA: Ajak Jalan-jalan Gubernur dan Wagub yang Hadiri MTQ Nasional, Ahmad Luthfi: Segala Sesuatu Saya Jamin

Agustina pun mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari yayasan, santri, OPD, FKUB, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang ikut mendukung rangkaian kegiatan MTQ Nasional XXXI.

Ia berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus ԁipertahankan, tidak hanya selama pelaksanaan MTQ Nasional, tetapi juga dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan kemasyarakatan di Kota Semarang.

“Bagi saya, Bapak, Ibu, MTQ adalah tempat untuk membuktikan bahwa Pemkot Semarang sekarang ini bersama seluruh ASN-nya sedang berupaya untuk bangkit dari keterpurukan. Berbagai macam kabupaten/kota sudah mulai surut. Mereka kekurangan uang, mereka kekurangan anggaran, tetapi kita hari ini melakukan proses rasionalisasi anggaran dan kegiatannya tidak berkurang,” tandasnya.