SEMARANG, beritajateng.tv – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD dan SMP Negeri di Kota Semarang telah selesai.
Secara umum, PPDB tahun ini menerima sebanyak 14.503 siswa di jenjang SD dan 11.465 siswa di jenjang SMP. Sisanya, ribuan calon siswa terpaksa tidak tertampung di sekolah negeri.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang kemudian menyarankan kepada calon siswa yang belum lolos ke sekolah negeri untuk mendaftar sekolah swasta gratis sebagai alternatif.
Menelusuri kesiapan sekolah swasta gratis yang Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang siapkan, salah satunya SD Andreas dan SMP Agustinus, ternyata di sana tak seingar bingar PPDB sekolah negeri.
Kedua sekolah yang berada di satu yayasan yang sama itu merupakan dua sekolah swasta yang telah menggratiskan segala biaya pendidikan bagi siswanya.
BACA JUGA: Pemkot Bebaskan Biaya Pendidikan, Ini Daftar 41 SMP Swasta Gratis di Kota Semarang Tahun 2024
Sekilas, lingkungan SD Andreas dan SMP Agustinus tampak sangat minimalis. Gedung berbentuk U dengan lapangan upacara di tengahnya menyambut tamu yang berkunjung.
Beberapa guru dan karyawan terpantau masih sibuk melayani beberapa calon siswa yang akan mendaftar di sekolah tersebut.
Kepala SMP Agustinus, Aloysius Andreanto, menjelaskan, paska rangkaian PPDB di sekolah negeri, belum ada lonjakan pendaftar yang signifikan di sekolahnya. SMP Agustinus sendiri membuka 3 rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing rombelnya sebanyak 32 siswa.
“Hingga hari ini yang mendaftar ada 21 siswa, dari lingkungan sekitar yang tidak diterima di sekolah negeri. Kalau kami buka [pendaftaran] sampai masuk tahun ajaran baru, 22 Juli,” katanya saat beritajateng.tv temui, Rabu, 3 Juli 2024.
Walau gratis, animo pendaftaran sekolah swasta tak sebanyak negeri
Andreanto menambahkan, SD Andreas dan SMP Agustinus telah menjadi sekolah swasta gratis selama 5 tahun terakhir. Sehingga, siswa tak lagi terbebani dengan biaya dari masuk hingga lulus.
Kendati cuma-cuma, animo pendaftar di dua sekolah non-negeri gratis ini tak lantas membludak. Tahun lalu, misalnya, hanya ada 46 siswa baru dari kuota sebanyak 64 siswa.
“Banyak masyarakat yang belum tau ada sekolah swasta gratis ini, harusnya sekolah-sekolah negeri sekitar bersinergi, membantu mengenalkan ada loh sekolah swasta gratis ini,” sarannya.
BACA JUGA: 95 Ribu Calon Siswa Rawan Gugur PPDB, Ini Daftar SMA/SMK Swasta Terbaik Jateng, Ada yang Gratis!
Namun demikian, Andreanto menyatakan jika sekolahnya sangat siap dalam menerima calon siswa yang belum tertampung di sekolah negeri. Bahkan, siapa pun dapat bersekolah di SD Andreas dan SMP Agustinus meski sekolah tersebut berbasis yayasan agama Katolik.
Sebab, visi mereka ialah melayani semua lapisan masyarakat secara adil dan merata. Sehingga, mereka memiliki masa depan yang lebih baik.
“Harapan kami, anak-anak usia sekolah, apalagi di lingkungan sekitar, bisa bersekolah di tempat kami dan mereka punya masa depan yang lebih baik,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





