Hukum & Kriminal

Modus Lowongan Kerja, Pria Bunuh Perempuan Muda di Demak Demi Bayar Hutang Istrinya

×

Modus Lowongan Kerja, Pria Bunuh Perempuan Muda di Demak Demi Bayar Hutang Istrinya

Sebarkan artikel ini
pembunuhan wanita demak
Tim gabungan dari Jatanras Polda Jawa Tengah dan Resmob Polres Demak berhasil menangkap Aripin (32), pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan muda, Sela Handayani (20). (Adher/beritajateng.tv)

DEMAK, beritajateng.tv – Tim gabungan dari Jatanras Polda Jawa Tengah dan Resmob Polres Demak berhasil menangkap Aripin (32), pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan muda, Sela Handayani (20).

Penangkapan berlangsung di sebuah warung makan di Kota Tangerang, Banten, setelah pelaku sempat melarikan diri pasca kejadian.

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area persawahan Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, pada 24 Juni 2025 lalu.

“Dari hasil penyidikan, pelaku dan korban sama-sama mencari pekerjaan melalui media sosial. Pelaku kemudian mengajak korban untuk bertemu seseorang yang disebut-sebut akan memberinya pekerjaan di sebuah perusahaan di Demak,” ungkap AKBP Ari, Kamis, 26 Juni 2025.

BACA JUGA: Pembunuhan di Hotel CitraDream Tambah Kasus Femisida Jateng, LRC-KJHAM: PSK Rentan Kekerasan

Sesampainya di SPBU Cangkring di jalur Pantura Demak–Kudus, pelaku mengajak korban makan. Namun di tengah perjalanan melalui jalan desa, Aripin menghentikan kendaraan, lalu mencekik korban dan menyeretnya ke tengah area persawahan. Setelah memastikan korban meninggal, pelaku meninggalkannya begitu saja.

Pelaku tega bunuh korban di Demak demi bayar hutang istrinya

Motif pembunuhan ini terungkap karena pelaku ingin menguasai harta benda korban. Aripin mengaku nekat melakukan pembunuhan lantaran terdesak kebutuhan membayar utang istrinya sebesar Rp2,2 juta.

“Pelaku bertindak sendiri dan telah merencanakan pembunuhan demi menguasai barang milik korban,” tambah Kapolres.

BACA JUGA: Hadirkan 9 Saksi, Polres Blora Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan dengan Racun Tikus dan Apotas

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan, uang tunai, beberapa potong pakaian korban, dan satu unit sepeda motor yang sempat pelaku jual.

Atas perbuatannya, Aripin terjerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp