Jateng

Momentum Hari Santri 2023, KPU Jateng Gelar Nobar Film “Kejarlah Janji” di Ponpes Al-Itqon Semarang

×

Momentum Hari Santri 2023, KPU Jateng Gelar Nobar Film “Kejarlah Janji” di Ponpes Al-Itqon Semarang

Sebarkan artikel ini
nobar kejarlah janji hari santri nasional
Santri Ponpes Al-Itqon Semarang saat menonton film “Kejarlah Janji” saat acara “KPU Goes to Pesantren”, Minggu 22 Oktober 2023. (Dok pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam memperingati Hari Santri Nasional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) film berjudul “Kejarlah Janji” di Pondok Pesantren Al-Itqon Semarang.

Adapun lokasi pesantren Al-Itqon ini di Jalan Kampung Bugen, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Minggu 22 Oktober 2023.

Film yang tertayangkan di Pondok Pesantren Al-Itqon ini merupakan besutan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Creative dan Garin Workshop itu menceritakan tentang masalah seputar tentang pemilihan kepada desa (pilkades) dan pemilihan umum.

Beberapa nama besar seperti Cut Mini, Shenina Cinnamon, Bima Zeno, dan Thomas Rian saling beradu akting dalam film produksi KPU yang tayang di Pondok Pesantren Al-Itqon dalam rangka menyambut Pemilu 2024.

Kadiv Sosdiklih Parmas KPU Jateng, Akmaliyah mengatakan, pemutaran film ini bertajuk “KPU Goes to Pesantren” dan digelar secara serentak oleh KPU di seluruh Indonesia.

Tujuan program untuk Masyarakat Pondok Pesantren Al-Itqon

Program ini, kata Akmaliyah, merupakan salah satu upaya yang pihaknya lakukan dalam rangka memberikan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat Pondok Pesantren Al-Itqon Semarang, khususnya pemilih pemula.

“KPU Goes To Pesantren ini tujuannya adalah memberikan sosialisasi pendidikan pemilih kepada seluruh santri atau masyarakat yang ada di pesantren,” jelas Akmaliyah seusai kegiatan.

BACA JUGA: Mal 23Semarang Bakal Jadi Wisata Baru di Kota Semarang

Lebih lanjut, Akmaliyah menyampaikan salah satu alasan terpilihnya pondok pesantren sebagai tempat sosialisasi Pemilu 2024 lantaran banyaknya jumlah pemilih yang terdapat di pondok pesantren. Selain itu melalui kegiatan ini, Akmaliyah mengajak seluruh santri untuk lebih peduli terharap kontesasi politik yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Februari mendatang.

Ia juga secara khusus mengajak para santri untuk menyalurkan suaranya atau tidak memilih golongan putih (golput).

“Pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024, kemudian kita mengajak kepada para santri, meskipun ada di sini, dia tetap memilih. Karena kalau tidak terdaftar di sini, dia bisa pindah pemilih menggunakan daftar pemilih tambahan atau DPTB,” imbuhnya.

Bekali santri dengan pendidikan politik

Terpisah, pengasuh Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon KH. Sholahuddin Sodaqoh, menyambut baik program “KPU Goes to Pesantren” kali ini. Dengan pemutaran film “Kejarlah Janji”, kegiatan ini merupakan salah satu langkah memberikan pendidikan politik kepada santri. Utamanya terkait pendidikan wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

“Sangat bagus karena memberikan bekal pendidikan politik santri. Kemudian kami berpesan agar kerja KPU bisa berjalan dengan baik, jujur, dan penuh keterbukaan,” ungkap KH. Sholahuddin Sodaqoh.

BACA JUGA:Penonton Sampai Rela Nonton dari Luar, Aksi Meriah WO Ngesti Pandowo Pungkasi Festival Wayang Orang 2023

Sementara terkait tempat pemungutan suara (TPS), Akmaliyah menyebut sejauh ini KPU Jateng belum menyediakan TPS khusus untuk di pondok pesantren. Terlebih, ia menuturkan bahwa pihaknya belum menerima pengajuan TPS khusus dari pondok pesanten di Kota Semarang.

“Kalau di Kota Semarang itu tidak ada yang mengajukan karena itu otoritas pesantren mengajukan atau tidak. Termasuk Pondok Pesantren Al-Tiqoh tidak mengajukan. Nanti bisa konfirmasi ke KPU Kota Semarang,” tambahnya.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp