SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang menggelar Pasar Dugderan sebagai bagian dari tradisi menyambut Bulan Suci Ramadan.
Pasar Dugderan ini berlangsung mulai hari ini, yakni tanggal 17 hingga 26 Februari 2025 di sepanjang Jalan Kyai Haji Agus Salim, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah.
Sat Lantas Polrestabes Semarang pun telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) guna memastikan kelancaran selama perhelatan berlangsung.
Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menyatakan bahwa pengalihan arus akan berlaku selama sepuluh hari penyelenggaraan.
“Pengalihan arus lalu lintas mulai pada [Senin,] 17 Februari pukul 07.00 WIB,” kata Yunaldi, Minggu, 16 Februari 2025.
BACA JUGA: Tetap Ada Pawai Arak-arakan, Begini Prosesi Dugderan Semarang 2025 Di Tengah Efisiensi Anggaran
Arus lalu lintas yang melewati Jalan Agus Salim akan dialihkan ke beberapa ruas jalan alternatif. Pengendara dapat menggunakan Jalan Pemuda, Jalan Alun-Alun Timur, atau Jalan Mpu Tantular sebagai jalur pengganti.
Hal tersebut mengingat keberadaan pasar malam di depan SJC Matahari yang akan dipenuhi wahana permainan.
Yunaldi mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati serta mematuhi aturan lalu lintas demi kenyamanan dan keamanan bersama.
“Kami mengajak masyarakat tetap tertib dan mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.
Bagi warga yang ingin menikmati Pasar Dugderan, tersedia beberapa titik parkir untuk memudahkan akses, antara lain:
- Gedung parkir Masjid Agung Kauman
- Parkir basement SJC Matahari
- Parkir basement Alun-Alun Pasar Johar
- Sepanjang area Alun-Alun Timur
Dengan berbagai persiapan ini, harapannya Pasar Dugderan dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat Kota Semarang.
Pastikan mengikuti aturan lalu lintas serta memanfaatkan kantong parkir yang tersedia agar acara berlangsung nyaman dan tertib. (*)





