Memasuki hari kedua, upaya pencarian kembali berlanjut. Hasilnya, pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 13.46 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan Wakijem dalam kondisi selamat. Sang nenek tim SAR temukan dalam keadaan lemas, kelelahan, dan kelaparan setelah diduga tidak makan selama tiga hari.
Nenek Wakijem yang sehari-hari berjalan menggunakan tongkat dan memiliki riwayat pikun, di duga kehilangan arah dan keluar dari jalur pulang. Karena kelelahan, ia memilih berhenti dan beristirahat di dalam hutan.
“Alhamdulillah survivor berhasil kami temukan dalam kondisi selamat. Saat penemuan beliau mengalami hipotermia ringan karena kehujanan semalaman di hutan. Tim langsung memberikan minuman hangat dan mengevakuasi ke fasilitas medis untuk penanganan lebih lanjut,” kata Budiono.
Budiono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas instansi dan dukungan warga sekitar sangat membantu proses evakuasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu. Berkat kerja sama ini, nenek Wakijem dapat Tim SAR temukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





