Jateng

Nguri-uri Budaya, Ketua DPRD Jateng Sumanto Minta Ada Perdes ‘Tanggap’ Kesenian Tradisional

×

Nguri-uri Budaya, Ketua DPRD Jateng Sumanto Minta Ada Perdes ‘Tanggap’ Kesenian Tradisional

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto meresmikan jembatan di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (DPRD Jateng)

KARANGANYAR, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak masyarakat berperan dalam upaya nguri-uri kesenian tradisional. Caranya dengan ikut mementaskan kelompok kesenian tradisional saat punya hajatan. Dengan begitu, para pelaku kesenian mendapat ruang pentas sekaligus penghasilan.

Hal tersebut Sumanto katakan saat meresmikan jembatan di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Saat meresmikan jembatan desa tersebut, Sumanto juga ‘nanggap’ kesenian reog untuk menghibur masyarakat.

“Ini saya sekaligus ‘nanggap’ reog agar budaya bisa masyarakat nikmati. Njenengan kalau seneng ya ayo ikut ‘nanggap’ biar kesenian tradisional tetap lestari dan tidak punah,” katanya.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ikut Panen Raya Jagung Serentak di Karanganyar

Sumanto bahkan meminta Kepala Desa mengumpulkan pengurus RT dan RW untuk membuat Peraturan Desa (Perdes) berisi aturan warga yang punya hajatan wajib ‘nanggap’ kesenian tradisional. Cara tersebut sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pelaku kesenian tradisional.

“Pak Kades bisa bikin Perdes agar orang yang mantu nanggap seni tradisional, tapi dirembug dulu dengan RT dan RW. Dengan begitu, pelaku seni akan dapat pemasukan sekaligus bentuk nguri-uri budaya,” ujarnya.

Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto nanggap kesenian Reog saat meresmikan jembatan di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (DPRD Jateng)

Ia menambahkan, saat ini para pelaku kesenian kurang mendapat ruang untuk pentas. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut tak ingin kesenian tradisional seperti reog punah karena jarang ada pentas.

Ketua DPRD Jateng Sumanto berharap jembatan bisa bantu warga beraktivitas

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan, di tengah kemajuan zaman, bangsa Indonesia harus tetap memiliki jatidiri yang kuat. Salah satu bentuknya adalah kesenian tradisional yang tak sekedar menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan.

“Baik dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus bahu-membahu. Jangan sampai kita kehilangan jatidiri bangsa. Kesenian tradisional tetap harus lestari,” katanya.

Sumanto menambahkan, Indonesia bisa bercermin ke beberapa negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan yang tetap memegang teguh budayanya.

BACA JUGA: Bill Gates pun Tertarik, Sumanto Ajak Masyarakat Beternak Ayam karena Menguntungkan

Lebih lanjut Sumanto berharap infrastruktur jembatan yang terbangun bisa membantu warga dalam beraktivitas sehari-hari.

“Saya senang bisa bersilaturahmi dan semoga jembatan baru ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar, Boby Aditia Putra mengapresiasi langkah Sumanto menyalurkan bantuan pembangunan jembatan. Terlebih nilai bantuan yang warga Wonolopo terima cukup besar jika dibandingkan dengan desa lainnya.

“Jembatannya sudah lebar, gapuranya juga megah. Semoga bisa warga manfaatkan untuk beraktivitas dan cari rezeki dengan lancar,” katanya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp