BLORA, beritajateng.tv – Nasib nahas menimpa Mustakoh Bisri (34), warga Blora tewas tenggelam di embung Jomblang Desa Sonokidul.
Mustakoh merupakan warga Dukuh Kawisan, Desa RT 04 RW 02, Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Berniat menolong keponakannya yang jatuh di embung Jomblang, justru lelaki warga Blora tewas tenggelam.
Ia yang bermaksud menolong keponakannya yang jatuh ke dalam embung Jomblang Desa Sonokidul. Setelah keponakannya selamat, justru ia sendiri malah tewas tenggelam.
Kepala dusun Jomblang, Suharno membenarkan kejadian itu. Korban awalnya mancing berdua bersama keponakannya Septa (14) yang jatuh ke dalam embung.
“Tadi mancing bareng. Yang kecil (Septa, Red) tenggelam dan mendapat pertolongan dari pamannya, tapi pamannya malah tenggelam. Kemudian yang kecil berhasil selamat atas bantuan warga. Sekarang sang ponakan mendapat perawatan di puskesmas,” jelasnya.
Peristiwa tersebut, kata Suharno, terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian petugas dari Polsek Kunduran datang melakukan pencarian dengan bantuan warga.
Karena kesulitan Polisi minta bantuan Badan penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) dan TIM SAR. Korban berhasil di evakuasi pada pukul 16.00 WIB dalam keadaan tewas.
Kapolsek Kunduran AKP Kumaidi mengatakan setelah korban menolong keponakannya, korban kehabisan oksigen.
“Tenggelam kira-kira jam 12.00 WIB. Kemudian warga baru mengetahui jam 13.00 WIB. Kami dari koramil dan masyarakat bersama-sama mencari mulai jam 13.00 WIB,” terangnya.
Namun pencarian tidak membuahkan hasil. “Kami kemudian minta pertolongan BPBD Kabupaten Blora untuk membantu mencari korban. Alhamdulillah sekitar pukul 16.00 WIB korban ketemu, tapi sudah meninggal”, tuturnya.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat sekitar, karena embung ini sangat dalam maka kalau bisa jangan beraktivitas di sekitar embung. (*)
Editor: Elly Amaliyah





