Ia berharap setiap vendor dapat memperoleh sekitar 10-15 customer yang deal setiap hari selama pameran berlangsung.
Gen Z Suka Pernikahan Intimate, tapi Industri Wedding Tetap Harus Bergerak
Perubahan selera generasi muda juga terlihat dari tren pernikahan yang semakin mengarah pada konsep personal dan intimate.
Namun, intimate wedding bukan berarti kebutuhan vendor menjadi hilang. Joyce menilai konsep intimate justru dapat tetap berjalan bersama industri wedding. Sejumlah hotel dan ballroom memiliki ruang yang dapat tersesuaikan untuk jumlah tamu yang lebih kecil.
“Sekarang memang maunya intimate, tapi jangan terus cuma di KUA saja. Nanti vendornya enggak hidup. Ekonominya enggak jalan,” ujarnya.
BACA JUGA: Pemilik Wedding Organizer Ayu Puspita Jadi Tersangka! Jumlah Korban Puluhan dengan Nominal Rp16 Milyar
Owner Topeng The Event, Paulus, mengatakan tren pesta pernikahan saat ini semakin mengarah pada konsep yang personal, intimate, dan tematik, dengan detail yang mencerminkan karakter pasangan.
“Bagi kami, pernikahan bukan hanya tentang kemewahan tetapi tentang menciptakan pengalaman yang berkesan bagi pasangan dan seluruh tamu yang hadir,” tutup Paulus. (*)
Editor: Farah Nazila





