Gaya Hidup

Nita Cahayani, Sosok Perempuan Dishub Dipercaya Pimpin Upacara Harhubnas Semarang

×

Nita Cahayani, Sosok Perempuan Dishub Dipercaya Pimpin Upacara Harhubnas Semarang

Sebarkan artikel ini
Nita Cahayani, Sosok Perempuan Dishub Dipercaya Pimpin Upacara Harhubnas Semarang
Pelaksana Tugas Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (Plt Kadiv SDM) Trans Semarang, Nita Cahayani Sumanto. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pengalaman menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) menjadi bekal Nita Cahayani Sumanto menjadi Komandan Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Balai Kota Semarang, Rabu, 23 September 2026.

Nita mendapat arahan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan untuk memimpin jalannya upacara yang Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti pimpin.

Mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna biru tua khas Kementerian Perhubungan, Nita menjalankan tugas dengan penuh persiapan. Dia berupaya mempersiapkan diri secara optimal agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik.

“Saya siap perintah saja. Sebagai pelaksana memang harus melaksanakan tugas dari pimpinan. Jadi saya upayakan untuk tampil atau perform sebaik mungkin, seoptimal mungkin,” ujar Nita seusai upacara di Balai Kota Semarang.

Berbekal Pengalaman Paskibra

Penunjukan Nita bukan tanpa alasan. Perempuan berusia 33 tahun itu memiliki pengalaman dalam peraturan baris-berbaris (PBB).

Selain pernah menjadi anggota Paskibra di Kabupaten Sukoharjo, Nita juga memiliki latar belakang semi-militer dari pendidikan pelayaran.

Kendati begitu, Pelaksana Tugas Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (Plt Kadiv SDM) Trans Semarang ini membutuhkan waktu untuk mempersiapkan diri.

Mulai PBB itu sendiri hingga mematangkan suara lantang untuk menyiapkan pasukan, memimpin penghormatan bendera merah putih, menyampaikan laporan kepada inspektur upacara.

Selain latihan, Nita tetap mempersiapkan kondisi fisik dan mental. Dia memastikan tubuh tetap sehat serta mengonsumsi vitamin untuk menjaga stamina selama menjalankan tugas.

BACA JUGA: Promo Tarif Parkir di Semarang Cuma Rp81 Pakai QRIS, Kuota 5.000 Per Hari, Ini Lokasinya 

“Kami ada beberapa kali untuk latihan sebelum gladi di Balai Kota Semarang. Persiapan sudah kami optimalkan untuk memberikan perform terbaik,” kata perempuan 33 tahun asal Kabupaten Boyolali ini.

Nita juga menilai penunjukannya sebagai komandan upacara memperlihatkan bahwa perempuan memiliki ruang yang sama untuk menjalankan berbagai peran dalam kegiatan kedinasan.

“Jadi mungkin Bapak Danang Kurniawan itu mengamanati saya untuk dijadikan sebagai komandan upacara karena memang Ibu Wali Kota perempuan selaku Ibu inspektur upacara, jadi saya ditunjuk sebagai komandan. Kalau untuk ramah gender saya rasa sudah banyak,” ujarnya.

Kepercayaan tersebut membuat Nita bukan Talia ini merasa senang sekaligus bersyukur. Baginya, keberhasilan menjalankan tugas hingga upacara selesai menjadi kepuasan tersendiri.

“Sebelumnya saya jadi petugas pembaca Undang-undang Dasar 1945. Baru ini untuk komandan upacara. Senang sekali, dengan baik membawa upacara sampai selesai lancar,” ujarnya.

Ke depan, perempuan dengan tinggi badan 172 itu menyatakan kesiapannya jika ditunjuk menjadi komandan upacara pada peringatan hari besar.

“Kalau saya sesuai perintah karena memang tadi bahwa pelaksana siap melaksanakan perintah apa pun dari pimpinan,” ujarnya.

Pada momentum Harhubnas 2026, Nita berharap pelayanan transportasi di Kota Semarang terus mengalami peningkatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapannya pelayanan transportasi makin maju, makin sukses, dan bisa memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat di Kota Semarang,” katanya. (*)

Editor : Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp