Hukum & KriminalPeristiwa

Odong-odong Terjun Bebas di Area Wisata Bukit Serut Blora

×

Odong-odong Terjun Bebas di Area Wisata Bukit Serut Blora

Sebarkan artikel ini
Odong-odong Penuh Penumpang Terjun Bebas
Keluarga korban kecelakaan Odong-odong Penuh Penumpang Terjun Bebas di Bukit Serut, Jiken, Blora, Selasa (3/5/2023).

BLORA, beritajateng.tv – Sebuah kereta kelinci atau odong-odong terjun bebas di area wisata Bukit Serut, Jiken, Blora, Rabu (3/5/2023).

Peristiwa naas odong-odong terjun bebas itu terekam oleh kamera warga hingga viral di jagat media sosial.

Dalam video itu, tampak odong-odong terjun bebas. Terdengar suara jeritan anak-anak dan orang tuanya.

Odong-odong Terjun Bebas Sebabkan 7 Penumpang Luka dan 3 Patah Tulang

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan odong-odong terjun bebas tersebut.

Namun, tujuh orang penumpang mengalami luka mendapat perawatan di Puskesmas Jiken.

Sementara tiga orang mengalami patah tulang mendapat perawatan rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Soetidjono Blora.

Pantauan di lapangan, keluarga korban tampak histeris dan menunggu penuh harap korban odong-odong Terjun bebas itu.

Rombongan odong-odong itu, merupakan rombongan warga desa Keser, Kecamatan Tunjungan yang sedang berlibur di tempat wisata tersebut.

Rombongan odong-odong terjun bebas itu penuh dengan penumpang, apalagi kondisi medan jalan berbukit.

Iptu Zaenul Arifin saat di konfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia mendapatkan laporan ada odong-odong penuh penumpang terjun bebas dan terguling.

Menurut Iptu Zaenul Arifin, odong-odong itu terjun bebas sekitar pukul 16.00 WIB. Namun pihak kepolisian menerima laporan odong-odong terjun bebas pada pukul 17.00 WIB.

“Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB. Saya langsung menuju Puskesmas Jiken, ada sepuluh orang luka-luka, tiga mengalami patah tulang, ” jelasnya.

Menurut Iptu Arifin, jumlah penumpang odong-odong sekitar 25 orang, dan tidak ada korban meninggal dunia. “Remnya blong,” imbuhnya.

Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora Ipda Riska Taufiq Suni menambahkan pihaknya tengah melakukan olah TKP. Untuk mengetahui penyebab terjadinya laka tersebut.

“Kami masih olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) . Jadi karena jalannya terlalu menurun, remnya tidak bisa menahan laju kereta, sehingga terguling ke ruas jalan, ” ungkapnya.

Dugaan sementara, kecelakaan Odong-odong terjun bebas itu sebab utama karena rem blong.

Pihaknya melarang keras odong-odong melintas di jalan raya, jika diketahui masih ada yang melintas akan ditindak tegas. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp