Ekbis

OJK dan Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Pinjaman Online Ilegal

×

OJK dan Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Pinjaman Online Ilegal

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, beritajateng.tv – Otoritas Jasa Keuangan bersama Satuan Tugas Waspada Investasi terus memperketat pengawasan transaksi keuangan digital. Pihaknya merealisasikan pemblokiran pinjaman online ilegal sebanyak 3.193 platform yang meresahkan warga.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Aman Santosa menyampaikan penindakan tegas tersebut secara virtual. Pihaknya bergerak aktif memberantas keberadaan aplikasi peminjaman uang tanpa izin yang berpotensi merugikan ekonomi masyarakat.

Alasan Pemblokiran Pinjaman Online Ilegal

Aman menjelaskan bahwa operasional penyelenggara layanan peminjaman uang berbasis teknologi memiliki landasan Peraturan OJK Nomor 77/2016. Pelaku usaha wajib tunduk pada pedoman perilaku bentukan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia.

“Terhadap pinjol terdaftar yang melanggar, OJK akan memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin,” ujar Aman.

Aman menyebutkan bahwa platform tanpa izin resmi kerap melancarkan tindakan kejahatan yang sangat merugikan para nasabah. Pihak pengelola nekat melakukan aksi penipuan, penggelapan dana, hingga penyebaran konten pribadi konsumen.

“Pinjol ilegal sering melakukan pelanggaran pidana yang membahayakan masyarakat,” kata Aman.

Proses penagihan pinjol tidak berizin juga kerap menggunakan ancaman, pencemaran nama baik, hingga intimidasi manipulasi data. OJK berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta pihak kepolisian demi menindak para pelaku kejahatan.

“OJK bersama kepolisian serta Kominfo langsung memblokir situs pinjol ilegal yang membandel,” tegas Aman.

Aman mengimbau masyarakat luas agar selalu menerapkan prinsip 2L yaitu Legal dan Logis sebelum mengajukan pinjaman. Warga harus memastikan kelengkapan izin resmi perusahaan serta kearifan tawaran bunga yang rasional.

“Masyarakat harus memastikan prinsip legal dan logis sebelum memanfaatkan layanan pinjaman,” tambah Aman.

OJK membagikan beberapa tips penting bagi warga yang hendak memanfaatkan fasilitas pendanaan berbasis aplikasi daring. Pihaknya meminta masyarakat hanya menggunakan aplikasi yang terdaftar resmi pada portal resmi pemerintah.

“Pinjamlah uang sesuai kebutuhan serta kemampuan bayar agar tidak memberatkan ekonomi keluarga,” imbau Aman.