Viral

Paris Project ID Semarang Viral di Threads, Diduga Catut Brand Kuliner Tanpa Izin saat Gelar Event

×

Paris Project ID Semarang Viral di Threads, Diduga Catut Brand Kuliner Tanpa Izin saat Gelar Event

Sebarkan artikel ini
Tangkap layar Paris Project ID dan klarifikasi salah satu brand yang diduga dicatut dalam acara. (Threads/kumibakes)
Tangkap layar Paris Project ID dan klarifikasi salah satu brand yang diduga dicatut dalam acara. (Threads/kumibakes)

SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Paris Project ID tengah viral di media sosial, khususnya di Threads. Event organizer (EO) asal Semarang ini dugaan kuat mencatut sejumlah brand kuliner ternama tanpa izin dalam sebuah acara yang berlangsung baru-baru ini.

Kasus ini mencuat setelah akun Threads @kumibakes mengunggah utas pada 20 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku terkejut karena menemukan booth yang menggunakan nama dan identitas brand miliknya di sebuah event di Jogja.

Padahal, pihak brand menegaskan tidak pernah mendaftar atau terlibat dalam acara tersebut.

“Happy banget bisa set a trend Tiramisu Pushpop. Tapi jujur kaget ada yang buka booth Kumi di Jogja, sampai pakai semua aset kita dari logo, branding, packaging seperti kita ada di sana, padahal kita gak ke sana,” tulisnya.

BACA JUGA: Siapa Feri Amsari? Pakar Hukum yang Terlibat Debat Panas Viral dengan Abu Janda

Ia juga menegaskan bahwa produk yang dijual di booth tersebut bukan berasal dari pihaknya.

“Mau klarifikasi kita tidak ada di Jogja, kita gak pernah registrasi mengikuti event tersebut, produk yang dijual di event itu bukan kita yang produksi,” lanjutnya.

Brand Lain Juga Diduga Dicatut

Tak hanya satu, dugaan pencatutan brand ini juga menyeret nama kuliner lain. Pengguna Threads @anglmldi mengungkap bahwa brand Bandung Cheesecuit juga mengalami hal serupa.

Dalam unggahannya, ia menyertakan tangkapan layar percakapan dengan pihak Cheesecuit yang menyatakan tidak membuka booth di acara tersebut.

Kasus ini pun menuai kritik dari warganet yang mempertanyakan etika penyelenggara event karena ternilai tidak melakukan konfirmasi kepada pemilik brand.

Profil Paris Project ID

Paris Project ID merupakan event organizer berbasis di Semarang yang cukup di kenal lewat berbagai acara, salah satunya Gen Z Market. Event ini biasanya menghadirkan bazar kuliner dan gaya hidup dengan konsep kekinian serta mengundang tenant populer dari berbagai daerah.

Akun Instagram @parisproject.id sendiri tercatat memiliki sekitar 1.700-an pengikut dan aktif mempromosikan berbagai event yang mereka gelar.

Viralnya kasus ini memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan dugaan pencatutan brand tanpa izin karena ternilai merugikan pemilik usaha, baik dari sisi reputasi maupun kepercayaan konsumen.

BACA JUGA: Viral Video Kepala Sekolah di Salatiga Protes MBG Tak Layak, Pihak SPPG Mengaku Petugas Lalai

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Paris Project ID terkait tudingan tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi penyelenggara event untuk menjaga etika profesional, terutama dalam bekerja sama dengan brand atau tenant agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp