SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Feri Amsari menjadi viral setelah terlibat perdebatan panas dengan Permadi Arya atau Abu Janda dalam sebuah program diskusi televisi.
Dalam forum dengan jurnalis Aiman Widjaksono pandu tersebut, topik yang mereka bahas awalnya terkait geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang tengah menjadi perhatian dunia.
Saat diskusi berlangsung, Feri Amsari menjelaskan sejarah dukungan Indonesia terhadap Palestina. Ia menyebut Indonesia memiliki hubungan historis dengan bangsa Palestina.
“Kalau bilang utang sejarah, sebenarnya kita punya utang besar terhadap bangsa Palestina, itu sebabnya seluruh Presiden kita mendukung Palestina,” ujar Feri.
BACA JUGA: Sosok Dokter Deva Putriane Viral di Threads, Dugaan Body Shaming hingga Hina Warganet
Namun, pernyataan tersebut dipotong oleh Abu Janda yang menyebutnya sebagai hoaks. Ia kemudian menghampiri Feri dengan nada emosional hingga melontarkan kata-kata yang ternilai tidak pantas, sebelum akhirnya di keluarkan dari forum diskusi.
Profil Feri Amsari
Feri Amsari merupakan kademisi dan pakar hukum tata negara di Indonesia. Ia memulai karier profesionalnya setelah meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas pada 2004.
Pada tahun yang sama, Feri mulai mengajar sebagai dosen hukum tata negara di Fakultas Hukum Universitas Andalas. Bidang tersebut kemudian menjadi fokus utama dalam kegiatan pengajaran, penelitian, serta advokasinya hingga sekarang.
Sejak awal kariernya, Feri terkenal sebagai akademisi yang tidak hanya berkutat di lingkungan kampus. Ia aktif menghubungkan kajian hukum tata negara dengan praktik kekuasaan, dinamika politik, serta berbagai persoalan demokrasi di Indonesia.
Pengalaman sebagai aktivis mahasiswa juga turut membentuk karakter akademiknya. Ia pernah memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Universitas Andalas.
Peran Feri Amsari semakin publik kenal ketika ia dipercaya menjadi Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas atau PUSaKO pada periode 2017–2023.
Selain itu, ia juga aktif sebagai peneliti kebijakan, Managing Partner di Themis Indonesia, serta peneliti di PoshDem.
Feri juga pernah terlibat dalam Tim Percepatan Reformasi Hukum di Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia. Ia kerap menjadi narasumber dalam berbagai forum akademik, seminar nasional, hingga diskusi internasional.
Pendidikan Feri Amsari
Feri Amsari memiliki riwayat pendidikan yang kuat di bidang hukum, antara lain:
-
S1 Hukum (S.H.) – Universitas Andalas (2004)
-
S2 Hukum (M.H.) – Universitas Andalas (2008), lulus cum laude dengan IPK 3,9
-
Master of Laws (LL.M.) – William & Mary Law School (2014)
BACA JUGA: Masih Polemik “Cukup Aku Aja yang WNI, Anakku Jangan” Denda LPDP Suami Sasetyaningtyas yang Viral
Dengan latar belakang akademik yang kuat serta keterlibatannya dalam berbagai isu konstitusi dan demokrasi, Feri Amsari kerap menjadi salah satu pakar hukum yang suaranya diperhitungkan dalam berbagai perdebatan publik di Indonesia. (*)





