Indonesia dapat naik ke posisi runner-up atau setidaknya memiliki peluang asalkan Irak tidak menang melawan Arab Saudi. Jika Irak berhasil mengalahkan Arab Saudi, maka mereka akan mendapatkan poin tinggi dan sulit untuk disusul. Bila Irak kalah, peluang Indonesia untuk melampaui mereka akan terbuka.
BACA JUGA: Kuota Tambahan Suporter Ditolak, Timnas Indonesia Siap Terima Tekanan Penuh dari Arab Saudi
Selisih Gol sebagai Penentu
Kekalahan 2-3, Timnas Indonesia berada dalam posisi defisit selisih gol dibandingkan beberapa tim lain. Oleh karena itu, mereka harus tidak hanya menang, tetapi juga dengan keunggulan yang cukup untuk memperbaiki selisih gol. Misalnya, menang dengan selisih dua gol atau lebih jika memungkinkan.
Kombinasi Poin yang Menguntungkan
Apabila Indonesia menang dan Irak kalah atau seri, poin mereka bisa setara atau mendekati posisi runner-up. Dalam situasi ini, selisih gol serta jumlah gol yang dicetak akan menjadi faktor penentu siapa yang berada di posisi kedua.
Seberapa Besar Kemungkinan Itu?
Secara realistis, peluang Indonesia tidaklah besar. Indonesia harus menang, Irak harus tidak meraih poin penuh melawan Saudi, dan margin gol Indonesia harus memadai agar selisih golnya tidak terlalu tertinggal dari tim lainnya.
Jika salah satu dari kondisi ini tidak tercapai, contohnya, Indonesia menang tipis tetapi Irak juga menang, atau Indonesia menang tetapi hanya dengan satu gol dan selisih gol mereka masih jauh, maka Indonesia akan terancam tersingkir.
Namun, dengan dua pertandingan tersisa, harapan tersebut belum sepenuhnya hilang. Jadi, meskipun peluangnya kecil, para penggemar Garuda masih memiliki alasan untuk berharap.
Jalan untuk Lolos Masih Terbuka
Setelah mengalami kekalahan dari Arab Saudi, Timnas Indonesia berada dalam situasi yang menantang. Namun, mereka belum sepenuhnya kehilangan harapan. Indonesia harus meraih kemenangan atas Irak, tanpa ada tawar menawar.





