“Kita ingin memanfaatkan momentum MTQ Nasional untuk memperkenalkan potensi wisata, sejarah, budaya, sekaligus keramahan Kota Semarang kepada ribuan kafilah dan pendamping dari berbagai daerah,” pungkasnya.
Sementara itu salah satu peserta asal Yogyakarta, Zada, yang mengikuti cabang Fahmil Qur’an, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mengunjungi Kota Semarang.
Dia menerangkan Semarang memiliki sejumlah bangunan dan destinasi wisata yang daya tarik tersendiri. Terlebih, dirinya mengaku baru pertama kali datang ke Semarang.
“Bagus. Fasilitas-fasilitasnya banyak, banyak sekali acara yang menarik,” ujarnya.
Zada menyebut sejumlah destinasi yang ingin dikunjunginya selama berada di Semarang, di antaranya Kota Lama dan Lawang Sewu.
Peserta lain, Nala yang ikut cabang Tafsir Kontemporer mengaku nyaman mengikuti rangkaian kegiatan MTQ sekaligus menikmati suasana Kota Semarang.
“Baru pertama kali, tapi saya senang karena nyaman dan banyak tempat yang unik untuk di eksplorasi,” tambah dia. (*)





