SEMARANG, beritajateng.tv – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para peserta atau kafilah dari 38 provinsi. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk menikmati Ibu Kota Jateng dengan menikmati city tour, Rabu, 16 September 2026.
Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Deasy Ismalia, mengatakan city tour bagi kafilah MTQ Nasional XXXI disiapkan melalui tiga program, yang diselenggarakan mulai Rabu – Sabtu, 16-19 September 2026.
“Ada tiga program yang kita tawarkan ke peserta MTQ, mereka bisa menikmati program kunjungan ke wisata bersejarah, desa wisata, dan muter-muter Semarang,” kata Deasy.
Para peserta, kata dia, berangkat dari Balai Kota Semarang mulai pukul 15.00 petang, dengan menggunakan armada milik Dishub yakni bus tingkat, dan shuttle bus.
Deasy menerangkan, program pertama berupa kunjungan ke sejumlah destinasi wisata bersejarah. Seperti Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Museum Kota Lama, Alun-Alun Semarang, Masjid Kauman, dan kawasan Kota Lama.
Program kedua yakni Kafilah Dolan yang mengajak peserta mengunjungi Desa Wisata Kandri dan Goa Kreo. Desa Wisata Kandri dipilih karena telah dicanangkan sebagai Desa Wisata Ramah Muslim dan menjadi pilot project destinasi wisata ramah muslim di Jawa Tengah.
Sedangkan program ketiga adalah Kafilah Mubeng-Mubeng Kota Semarang. Peserta MTQ diajak berkeliling menikmati sejumlah destinasi wisata di Kota Semarang, termasuk Alun-Alun Semarang dan kawasan Kota Lama.
“Untuk pendaftarannya menggunakan link dan barcode. Kami juga berkoordinasi dengan liaison officer (LO) dengan sistem jemput bola ke venue,” jelas dia.
Pada keberangkatan perdana, adasekitar 70 peserta mengikuti salah satu rangkaian city tour tersebut.
Peserta berasal dari berbagai daerah, dengan kafilah dari Papua Barat Daya dan Sulawesi Tenggara menjadi beberapa daerah yang cukup banyak mengikuti kegiatan.





