HeadlineJateng

Pemprov Tak Punya Cukup Anggaran Perbaiki Jalan Rusak, DPRD Jateng: Fiskalnya Berat!

×

Pemprov Tak Punya Cukup Anggaran Perbaiki Jalan Rusak, DPRD Jateng: Fiskalnya Berat!

Sebarkan artikel ini
jalan provinsi jateng
Anggota Komisi D DPRD Jateng Untung Wibowo Sukowati. (Ricky Fitriyanto/beritajateng.tv)

BACA JUGA: Bupati Kendal Mengeluh ke Ganjar Soal Jalan di Jateng Rusak Parah: Saya Menangis dan Tak Bisa Tidur

Dia meminta hal tersebut menjadi perhatian. Sebab Hari Raya Idul Fitri kurang dari sebulan lagi dan Jateng merupakan tujuan utama pemudik. Dia meminta dinas terkait memantau kondisi jalan, terutama di jalur-jalur yang dekat dengan industri dan dilewati truk-truk bertonase tinggi.

Jalan Aspal Hanya Bertahan 1 Tahun

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jateng AR Hanung Triyono mengungkapkan, panjang jalan provinsi saat ini mencapai 2.440,12 km. Panjangnya bertambah karena ada jalan kabupaten/kota yang upgrade menjadi jalan provinsi. Hanung menyebut kerusakan jalan saat ini banyak dipengaruhi usia aspal jalan yang sudah tua.

“Dalam catatan kondisi aspalnya untuk pengerasan sudah tua, diatas 5-15 tahun. Dengan kondisi ini November (2022) masuk musim hujan agak lama. Maka harus kerja keras untuk mengejar kembali kondisi jalan mantap 93 persen, kembalikan lagi dan naik jadi 95 persen,” ujarnya.

Pihaknya terus mengebut perbaikan jalan yang rusak. Harapannya pada H-7 Lebaran nanti kondisi jalan kembali mulus.

Hanung menjelaskan, dengan kondisi banyak truk Over Dimension Over Load (ODOL) melintas, jalan lebih cepat rusak. Jalan beton yang harusnya berusia 40 tahun, hanya bisa bertahan 20 tahun. Sementara jalan aspal hanya bertahan di kisaran 1 tahun.

BACA JUGA: Jalan Rusak di Area Solo Raya, Ganjar: Saya Tidak Punya Duit!

“Jalan Demak-Godong sekarang hancur. Itu jalan beton yang dibangun tahun 2005 atau 2003. Saat jembatan Wonokerto dibangun, truk-truk ODOL masuk situ, hancur. Dari 15 kilometer hancur 4 kilometer. Butuh Rp40 miliar untuk memperbaiki, kami perbaiki sedikit, 1 kilometer,” jelasnya.

Saat ini, perbaikan jalan dilakukan dengan melapis aspal overlay. Namun ruas yang harus diperbaiki cukup banyak dan tak sebanding dengan jumlah anggaran.