Pendaftaran Pilkades Desa Tlogorejo Kabupaten Demak Ricuh

Pendaftaran Pilkades Desa Tlogorejo Kabupaten Demak Ricuh

Demak, 18/7 (BeritaJateng.tv) – Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Tlogorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, diwarnai keributan.

Dimana ratusan warga masyarakat pendukung salah seorang bakal calon tersebut mengepung kantor tempat sekretariat pendaftaran Calon Kepala Desa yang berada di lokasi balai desa tersebut.

Tidak hanya memblokade pintu masuk tempat sketariatan pendaftaran, salah seorang panitia nyaris menjadi bulan bulanan massa yang jengkel lantaran ‘menolak’ seorang warga yang hendak mendaftar diri sebagai bakal calon kepala desa.

Menurut salah satu Bakal Calon Kepala Desa Tlogorejo, Didik Soleman, mengaku kecewa dengan persyaratan yang dibuat panitia yang berdalih menjadi hasil dari Musyawarah Desa (Musdes).

“Kami menyayangkan ada salah satu klausul didalam peraturan yang dibuat setelah peraturan daerah terkait Pilkades. Saya menolak menandatangani, karena saya anggap persyaratan itu tidak termasuk dalam perda,” tegas Didik.

Dilain sisi, menurut tokoh masyarakat yang intens terhadap carut marut prihal pilprades Kabupaten Demak, Mugiono, mengatakan, batal mendaftarnya seorang warga desa tersebut, lantaran dirinya menolak menandatangani surat pernyataan bersedia menjual bengkok kepala desa untuk menutup kekurangan pembiayaan anggaran dana pilkades.

“Permasalahan pilprades yang terjadi di Desa Tlogorejo ini jelas tidak ada dalam peraturan perundang undangan, yakni Peraturan Daerah. Pasalnya, ada beberapa sumber pemasukan anggaran Pilkades, yang sudah diatur dalam perda. Kalau menjual bengkok desa, itu tidak ada,” terang Mugiono.

Setelah sepakat, panitia pilkades dan sejumlah perwakilan warga, bergegas menemui Kepala Bagian Hukum Setda Demak, untuk membahas persoalan tersebut yang sekarang ini menjadi perbincangan hangat warga masyarakat kabupaten demak.

Sementara itu aksi spontanitas pemblokadean tempat pendaftaran tak berlangsung lama meskipun sempat tegang, suasapun berubah aman dan normal kembali, setelah anggota TNI Polri menenangkan kegiatan tersebut. (WB/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.