BLORA, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten Blora menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman Kantor Bupati Blora, Senin, 27 April 2026. Wakil Bupati Blora bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara Hari Otonomi Daerah ini terhadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat se-Kabupaten Blora, serta pelajar, ASN, dan unsur TNI/Polri, ikuti.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang menegaskan bahwa Hari Otonomi Daerah menjadi momentum memperkuat komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat,” demikian isi sambutan tersebut.
Dengan mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah daerah didorong lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam mengelola potensi lokal. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga ditekankan sebagai kunci keberhasilan pembangunan nasional.
BACA JUGA: HUT ke-76 RSUD Blora, Bupati Arief Rohman Resmikan Gedung Eksekutif Nusa Indah untuk Layanan VVIP
Sejumlah langkah strategis turut ia sampaikan, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran pusat-daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui teknologi, hingga penguatan kemandirian fiskal.
Selain itu, kolaborasi antar daerah dalam menangani isu lintas wilayah. Kemudian peningkatan layanan dasar, serta penguatan ketahanan daerah juga menjadi fokus utama.
Wakil Bupati Blora menegaskan, peringatan Hari Otonomi Daerah harus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
“Pemerintah daerah harus mampu berinovasi, mandiri, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Kolaborasi sangat perlu agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal,” imbuhnya.
BACA JUGA: Kasus TBC di Blora Meningkat, Wamenkes Turun Tangan Perkuat Deteksi dan Penanganan
Di akhir sambutan, pemerintah daerah juga terimbau menyelenggarakan kegiatan secara sederhana dan efisien, sejalan dengan arahan Presiden terkait penghematan anggaran.





