Jateng

Peringatan Pertempuran 5 Hari Semarang, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Tugu Muda

×

Peringatan Pertempuran 5 Hari Semarang, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Tugu Muda

Sebarkan artikel ini
Pertempuran 5 Hari Semarang
Info rekayasa arus lalu lintas sehubungan dengan peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Senin-Selasa, 13-14 Oktober 2025. (Foto: Instagram/@polrestabessemarangofficial)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan peringatan besar untuk mengenang Pertempuran 5 Hari di Semarang.

Acara berlangsung di kawasan Tugu Muda selama dua hari, Senin hingga Selasa, 13–14 Oktober 2025. Menjelang acara utama, gladi pementasan berlangsung sore hari ini di lokasi yang sama.

KBO Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Ida Lies, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas berlaku mulai pukul 17.00 WIB hingga acara berakhir.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran kendaraan dan mencegah kemacetan di sekitar Tugu Muda.  “Rekayasa berlaku dua hari, mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai,” ujar Ida, Senin, 13 Oktober 2025.

BACA JUGA: Kesit Wijanarko Dorong Pemkot Semarang Teliti Ulang Sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang

Beberapa ruas jalan mengalami perubahan arus. Jalan Indraprasta kini berfungsi dua arah. Arus dari Jalan Mgr Soegijopranoto depan LP Bulu yang menuju Tugu Muda berbelok ke arah Jalan Indraprasta.

Dari arah Jalan Dr. Sutomo simpang Kariadi, kendaraan menuju Tugu Muda beralih ke Jalan Pamularsih. Sedangkan arus dari Simpang Eka Karya dan Jalan Pandanaran diarahkan ke Jalan Kyai Saleh.

Perubahan juga berlaku bagi pengendara dari Simpang Paragon di Jalan Pemuda. Arus dari titik itu berbelok ke Jalan MH Thamrin. Lampu lalu lintas Kyai Saleh menuju Bergota dibuat satu arah dari Jalan Pandanaran ke Jalan Veteran.

BACA JUGA: Pameran “Ketika Api Menyala di Semarang”, Riwayat Pertempuran 1945 dalam Arsip dan Visual Autentik

“Simpang depan DP Mall tertutup sementara. Pengunjung diarahkan melalui Jalan MH Thamrin,” tambah Ida.

Polrestabes Semarang menyiapkan sejumlah lokasi parkir agar pengunjung tidak kesulitan mencari tempat. Area parkir tersedia di Gedung Pandanaran, Gereja Katedral, Udinus, Wisma Perdamaian, Pasar Bulu, dan Ruko Jalan Pandanaran.

Ida juga mengingatkan masyarakat tanpa kepentingan di area Tugu Muda agar memilih jalur alternatif. “Sebaiknya warga menghindari kawasan Tugu Muda selama acara berlangsung,” pesannya. (*)