Jateng

Peringati May Day 2023, Bupati Semarang Makan Siang Bersama Buruh di Kantin Perusahaan

×

Peringati May Day 2023, Bupati Semarang Makan Siang Bersama Buruh di Kantin Perusahaan

Sebarkan artikel ini
may day 2023
Memperingati Hari Buruh atau May Day 2023, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha turut makan siang bersama para buruh di kantin. (Arie Budi Kristanto WIbowo/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2023 berlangsung secara unik di Kabupaten Semarang. Agenda tersebut memiliki tema khusus yakni “Merajut Kebersamaan di Hari yang Fitri”.

Pada May Day 2023 Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha dan Forkompimda turut makan siang bersama ratusan pekerja di kantin PT Ungaran Sari Garment, Ungaran, Rabu (3/5/2023) siang.

Tanpa canggung, Bupati Semarang dan Forkompimda berbaur bersama para pekerja di ruang makan yang luas tersebut. Sebelum itu telah berlangsung acara seremonial peringatan May Day 2023.

BACA JUGA: Aksi May Day, 50.000 Buruh Unjuk Rasa Minta Batalkan UU Cipta Kerja

Pada kesempatan itu, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan dana pendidikan senilai Rp15 juta untuk anak-anak para pekerja yang membutuhkan. Selain itu, diberikan pula bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) kepada lima orang pekerja masing-masing senilai Rp10 juta.

“Kami berharap para pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan saling menguntungkan dengan para pengusaha. Dukung situasi kondusif daerah agar perusahaan dapat beroperasi dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujar Bupati Semarang kepada awak beritajateng.tv di PT Ungaran Sari Garment, Ungaran.

Bupati Semarang Singgung Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual pada May Day 2023

Bupati Semarang juga memerintahkan kepada kepala Disnaker untuk menginisiasi pembentukan komisi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pekerja di semua perusahaan di Kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja M. Taufiqurrahman yang mendampingi Bupati Semarang mengatakan bakal segera menindaklanjuti arahan Bupati tersebut.

“Pada tahap pertama, akan kami intensifkan pembentukan komisi dimaksud di 272 perusahaan skala besar. Pencegahan kekerasan seksual ini menjadi komitmen penting untuk menciptakan situasi kerja yang nyaman dan saling menguntungkan,” jelasnya.

Ia menyebutkan terdapat sekitar 124 ribu pekerja yang berkarya di ratusan perusahaan di Kabupaten Semarang. Menurut Taufiqurrahman, belum ada laporan tindak kekerasan seksual yang masuk ke instansinya. Ia berharap pembentukan komisi itu akan mencegah timbulnya kasus tersebut.

BACA JUGA: Momentum May Day, Ratusan Buruh Jawa Tengah Gelar Demo di Depan Kantor Gubernur

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Semarang Nurdin Makruf mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Semarang yang telah memberikan bantuan bagi para pekerja. Menurutnya, hal tersebut bisa membantu pekerja-pekerja yang kurang mampu.

“Kita nanti akan berkoordinasi dengan aliansi pekerja lainnya untuk mengalokasikan bantuan tersebut ke pekerja yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menyambut baik inisiatif pembentukan komisi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pekerja. Sehingga para pekerja nyaman dalam bekerja di lingkungan perusahaan masing-masing.

Pihaknya juga akan ikut andil dalam tim tersebut, sehingga bisa turut membantu melindungi para pekerja.

“Ini merupakan gayung bersambut. Kami selaku serikat pekerja kadang-kadang mungkin kurang begitu paham terhadap hal-hal yang kaitannya dengan kekerasan seksual,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp