Anna berharap, ke depan pelatihan seperti ini terus diadakan, sehingga desain kemasan dan marketing digital pelaku UKM bisa semakin berkembang dan berkualitas. Apalagi, sambungnya, sekarang ini jamannya era 4.0, sehingga pasar global menghendaki kemasan yang notabenenya harus berkelas.
“Sekarang ini eranya kan 4.0, saya berharap pelatihan seperti ini terus diadakan. Bukan hanya desain kemasan saja, tapi saya kepingin para UKM ini mendapatkan pelatihan tentang digital marketing. Produk merekakan rata-rata belum bisa memasuki pasar modern, untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, harus terus membantu agar peserta ini juga bisa bersaing di pasar modern, seperti mal, mini market dan lain sebagainya,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, UKM bisa naik kelas dengan cara salah satunya dengan meningkatkan kualitas produk atau mempertahankan kualitas produk. Kedua, pengemasan harus sesuai dengan regulasi label yang ada dan harus yang lebih bagus lagi. Dengan kemasan yang menarik, produk akan memiliki nilai tambah, selain untuk melindungi produk itu sendiri.
“Dengan pelatihan ini, UKM bisa tumbuh dan bertahan lebih lama. Saya ingin para peserta UKM bisa saling menguatkan, dan berkolaborasi agar semakin kuat,” tutupnya. (Ak/El)





