Olahraga

Pernah Raih Emas SEA Games 2025, Fathiyya Erista Maharani Kembali Bersinar di Porprov Jateng 2026

×

Pernah Raih Emas SEA Games 2025, Fathiyya Erista Maharani Kembali Bersinar di Porprov Jateng 2026

Sebarkan artikel ini
Fathiyya Erista Maharani
Atlet Panahan Kota Semarang, Fathiyya Erista Maharani. (Steve Arie/beritajateng.tv)

KENDAL, beritajateng.tv – Prestasi internasional bukan alasan untuk berhenti berjuang. Atlet panahan Fathiyya Erista Maharani kembali membuktikan kualitasnya dengan meraih medali emas pada babak kualifikasi cabang olahraga (cabor) panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Kendal, Senin (26/10/2026).

Atlet yang pernah meraih medali emas SEA Games 2025 itu kembali menunjukkan ketajamannya di arena pertandingan.

Berbekal pengalaman bertanding di level internasional, Fathiyya Erista Maharani berusaha menjaga konsistensi sekaligus beradaptasi dengan tantangan lapangan untuk meraih hasil terbaik bagi daerah yang ia wakili.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan latihan yang ia jalani setiap hari. Bagi Fathiyya Erista Maharani, kemampuan memanah bukan hanya soal ketepatan membidik sasaran. Tetapi juga kesiapan fisik, penguasaan teknik, dan ketenangan dalam menghadapi tekanan pertandingan.

BACA JUGA: Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Tiba di Semarang, 17 Atlet Siap Berlari Menuju Stadion Jatidiri 

“Saya latihan terus setiap hari. Paling libur mungkin hari Minggu, selebihnya latihan terus,” ujar Fathiyya di arena panahan Porprov Jateng 2026 di Kendal.

Selain berlatih teknik panahan, Fathiyya juga rutin melakukan latihan fisik, termasuk berlari.

Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kebugaran dan mendukung performanya saat menghadapi persaingan di arena.

Adaptasi Angin dan Ketenangan Jadi Kunci Akurasi

Dalam olahraga panahan, ketepatan membidik sasaran tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet. Kondisi lapangan dan arah angin juga menjadi faktor yang harus ia perhitungkan agar anak panah melesat sesuai sasaran.

Fathiyya mengakui, proses adaptasi pada awal pertandingan menjadi salah satu tantangan yang perlu ia atasi. Perubahan kondisi angin menuntutnya untuk tetap tenang dan mampu mengendalikan bidikan.

“Mungkin karena masih adaptasi di awal dan ada beberapa angin, jadi lebih harus bisa mengontrol kondisi juga,” katanya.

Pengalaman berlaga di SEA Games 2025 menjadi bekal berharga bagi Fathiyya. Namun, pencapaian di tingkat internasional tidak membuatnya mengabaikan detail kecil yang dapat menentukan hasil pertandingan.

Ia menilai, menjaga fokus pada teknik jauh lebih penting daripada terburu-buru mengejar hasil.

Dalam panahan, keputusan yang diambil dengan tenang dapat membantu atlet mempertahankan konsistensi setiap kali melepaskan anak panah.

“Jangan panik. Pokoknya kalau menembak tetap fokus ke teknik, jangan pernah mengejar bidikan,” tuturnya.

Prinsip tersebut menjadi bagian dari upayanya menjaga performa di tengah persaingan Porprov Jateng XVII 2026. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus memperbaiki kekurangan.

Dari SEA Games Menuju Tantangan Porprov Jateng 2026

Perjalanan Fathiyya menunjukkan bahwa prestasi seorang atlet tidak berhenti setelah meraih medali di kompetisi internasional. Konsistensi latihan dan kemauan untuk terus berkembang tetap penting ketika kembali menghadapi persaingan di tingkat daerah.

Medali emas pada babak kualifikasi panahan Porprov Jateng 2026 menjadi pencapaian penting dalam perjalanannya di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Fathiyya berupaya memaksimalkan setiap kesempatan untuk mempertahankan performa dan memberikan hasil terbaik.

Di balik prestasi yang diraih, ia juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.

Menurutnya, semangat dan ketekunan menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan menuju keberhasilan.

“Semangat terus, jangan menyerah. Pokoknya kejar cita-cita setinggi-tingginya,” pesannya.

Kisah Fathiyya Erista Maharani menjadi pengingat bahwa keberhasilan membutuhkan proses panjang. Mulai dari latihan rutin, disiplin menjaga kebugaran, hingga kemampuan mengendalikan diri saat menghadapi tekanan. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp