SEMARANG, beritajateng.tv – Jelang Pilkada serentak November 2024, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menargetkan pemilih tembus hingga 80 persen.
Hal itu Nana sampaikan usai pihaknya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pilkada 2024 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Selasa, 26 Maret 2024 siang.
“Tingkat partisipasi yang kami targetkan 80 persen. [Pemilu 2024] kita mencapai 82,5 persen untuk partisipasinya,” ujar Nana.
BACA JUGA: Habis Pilpres Terbitlah Pilgub, KPU Jateng Buka Pendaftaran Pemantau Pilkada, Ini Syaratnya
Meskipun Nana menilai Pemilu 2024 di Jawa Tengah berjalan dengan baik dan kondusif, namun ia tak ingin dukacita kembali terulang dalam Pilkada 2024.
Pasalnya, Nana membenarkan adanya 67 petugas Pemilu di Jawa Tengah yang gugur dalam tugas.
“Di antaranya 35 meninggal, ada KPPS, PPK, Pantarlih, kemudian ada 13 Linmas yang meninggal. Tentunya ini akan menjadi evaluasi kita bersama agar tidak terjadi lagi di Pilkada ke depan,” jelasnya.
BACA JUGA: Berkunjung ke Blora, Dico Ganinduto Minta Restu Ketum DPD Golkar Untuk Maju Pilgub Jateng
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, menyebut Pilkada serentak, termasuk Pilgub Jateng, akan berlangsung 27 November 2024 mendatang.
Adapun menurut Sumarno, Rakor ini merupakan kali pertama Pemprov Jateng membahas soal Pilkada serentak 2024.
“Kemarin kita [Pemprov Jateng] sudah selesai pendanaan, waktunya ini berjalan cepat jadi perlu kesiapan dari Pemda itu diperlukan,” ujar Sumarno.
BACA JUGA: Kadernya Muncul di Bursa Pilgub Jateng 2024, Golkar: Perolehan 17 Kursi di Pileg jadi Modal
Sumarno menegaskan, sudah ada penetapan anggaran untuk Pilkada 2024. Pemprov Jateng pun, tutur Sumarno, terus mendukung KPU dan Bawaslu Jateng sebagai penyelenggara Pilkada.
“Yang punya kompetensi menyelenggarakan Pilkada adalah KPU, jadi kita butuh kesiapan dan support terhadap KPU dan Bawaslu,” tandas Sumarno. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




