Jateng

Polda Jateng Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Kali: 14-15 dan 18-19 Maret

×

Polda Jateng Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Kali: 14-15 dan 18-19 Maret

Sebarkan artikel ini
Puncak Arus Mudik
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Senin, 9 Maret 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Polisi Siapkan One Way Lokal dan Pos Terpadu di Kalikangkung

Selain mengantisipasi lonjakan arus mudik, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan one way lokal.

Artanto menerangkan, penerapan one way nasional akan dikendalikan oleh Kakorlantas Polri dari Jakarta, sementara Polda Jawa Tengah juga dapat menerapkan one way lokal berdasarkan kondisi lalu lintas.

“Selain adanya one way nasional yang Kakorlantas kendalikan atau dari Jakarta, kami juga melakukan kegiatan one way lokal. Tentunya one way lokal ini berdasarkan diskresi kepolisian,” papar Artanto.

Ia mengatakan penerapan skema tersebut akan dipantau langsung oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah berdasarkan indikator kepadatan arus kendaraan.

“Bapak Dirlantas akan memantau kepadatan arus lalu lintas yang ada di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan pos terpadu di Gerbang Tol Kalikangkung untuk mengoordinasikan pengendalian lalu lintas.

BACA JUGA: Antisipasi Kecelakaan Saat Mudik, Organda Semarang Minta Ramp Check Bus dan Sopir Bebas Obat Terlarang

“Kami dari Polda Jawa Tengah sudah mempersiapkan pos terpadu di Kalikangkung yang akan mengkoordinasi pos-pos terpadu Polres jajaran lainnya,” kata Artanto.

Selain itu, kepolisian juga menetapkan empat wilayah aglomerasi yang prediksinya menjadi titik kepadatan arus kendaraan.

“Kami sudah merencanakan bahwa menetapkan empat wilayah aglomerasi yang di mana lokasi kepadatan arus lalu lintas untuk mudik dan balik ini cukup padat,” ujarnya.

Empat wilayah tersebut yakni Banyumas, Wonosobo, Klaten, serta wilayah Semarang yang mencakup jalur menuju Ungaran, Demak, dan Jepara. Menurut Artanto, pengendalian lalu lintas tidak hanya terfokus pada jalan tol, tetapi juga pada jalur arteri utama.

“Semua harus dalam pantauan dan dikendalikan oleh pos terpadu Kalikangkung,” katanya.

Polisi Imbau Pemudik Jaga Kondisi Fisik dan Kendaraan

Lebih jauh, Polda Jawa Tengah juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan dengan baik sebelum melakukan perjalanan.