Berkaca dari penyelenggaraan Porprov XVII, sejumlah cabang olahraga harus digelar di luar wilayah tuan rumah karena keterbatasan fasilitas. Karena itu, kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu pekerjaan yang perlu dipersiapkan oleh daerah penyelenggara berikutnya.
“Pengalaman menunjukkan bahwa masih ada tiga cabang olahraga yang oleh tuan rumah tidak tersedia venue-nya,” ujar Sujarwanto.
BACA JUGA: Bibit Atlet Dayung Potensial Terjaring dari Porprov XVII Jateng 2026, Siap Digembleng untuk PON
Porprov XVII Jateng 2026 terdapat 7.999 atlet, 1.910 ofisial, dan 3.571 perangkat pertandingan dari 35 kabupaten/kota.
Sebanyak 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan berlangsung dalam ajang tersebut.
Pada klasemen akhir, Kota Semarang menjadi juara umum dengan raihan 177 medali emas, 115 perak, dan 118 perunggu. Posisi berikutnya Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Banyumas.
Sujarwanto mengatakan, prestasi dalam Porprov tidak hanya oleh daerah yang menempati posisi lima besar. Perolehan medali tersebar di berbagai kontingen kabupaten/kota.
“Bukan berarti yang lain tidak berprestasi. Karena medali emas dan perolehan medali hampir merata di seluruh kontingen kabupaten dan kota,” katanya. (adv)





