SEMARANG, beritajateng.tv – Portal pembatas ketinggian kendaraan di kawasan Jerakah, Kota Semarang, kembali ambruk setelah truk menghantam, Senin lalu, 10 Agustus 2026. Kejadian ini bukan yang pertama.
Dinas Perhubungan Kota Semarang mencatat portal tersebut sudah empat kali roboh akibat kendaraan besar menabraknya. Berulangnya kejadian ini kembali memunculkan persoalan soal kepatuhan pengemudi terhadap rambu dan batas ketinggian kendaraan.
Petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang, Rohmad, mengatakan petugas sebenarnya sudah memperingatkan sopir truk sebelum kendaraan melintas. Portal tersebut memiliki batas ketinggian maksimal 3,4 meter.
“Sudah kita peringatkan untuk tidak melintas karena portal itu ada batas ketinggian maksimal 3,4 meter. Tapi truk tetap menerobos sehingga menabrak bagian atas portal dan langsung runtuh,” kata Rohmad.
Truk yang menabrak portal merupakan Mitsubishi dengan kelas muatan sekitar 8 ton. Kendaraan tersebut hendak menuju kawasan industri Gatot Subroto, Krapyak.
Menurut Rohmad, truk datang dari arah barat. Pengemudi rupanya berasal dari Lampung dan kuat dugaan hanya mengandalkan aplikasi Google Maps (Gmaps) untuk mencari rute menuju lokasi tujuan.
“Seharusnya lewatnya ke kawasan Gatot Subroto Krapyak. Sopirnya dari Lampung, dari luar daerah. Mungkin tidak tahu rute sehingga sambil berjalan memantau Google Maps,” ujarnya.
BACA JUGA: Lagi, Portal Jrakah Patah Ditabrak Truk Tronton Berkecepatan Tinggi, Sopir Jalani Tes Urine
Petugas di lokasi, lanjut Rohmad, sudah berusaha menghentikan kendaraan dan meminta sopir tetap melanjutkan perjalanan. Namun, peringatan tersebut tidak menghiraukan.
“Sudah kita peringatkan, sudah kita arahkan jangan lanjut untuk berhenti. Tetap saja menerobos,” katanya.
Dinas Perhubungan menduga perhatian pengemudi terpecah karena mengikuti navigasi melalui telepon seluler. Kondisi tersebut berisiko ketika kendaraan melintas di jalur yang memiliki pembatas ketinggian.
“Sudah kita kasih rambu-rambu. Pengemudi harus lebih teliti dan membaca rambu-rambu,” tegas Rohmad.
Sopir Akui Fokus ke Google Maps
Sopir truk, Mimin Efendi (40), membenarkan bahwa sedang mengikuti petunjuk Google Maps ketika melintas di kawasan Jerakah.




