Politik

Prioritas Entaskan Kemiskinan Jateng, Ahmad Luthfi: Tak Menarget 100 Hari Pertama, Sudah Ada Timeline

×

Prioritas Entaskan Kemiskinan Jateng, Ahmad Luthfi: Tak Menarget 100 Hari Pertama, Sudah Ada Timeline

Sebarkan artikel ini
Luthfi Gerindra | Luthfi Efisiensi Kemiskinan
Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ahmad Luthfi, memberikan keterangan kepada wartawan di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu, 1 Februari 2025. (ant)

BOYOLALI, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama setelah menjabat sebagai gubernur.

“Kami tidak menghitung 100 hari pertama, tetapi sudah menyusun timeline yang jelas,” ujarnya usai menghadiri Rembug Bareng Ngopeni Nglakoni di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu, 1 Februari 2025.

Program kerja yang akan dijalankan nantinya disesuaikan dengan pendapatan asli daerah (PAD) serta rancangan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Keputusan dari penjabat sementara gubernur sebelumnya sudah ada, tetapi perubahan tetap akan dilakukan,” katanya.

BACA JUGA: Batal 6 Februari, Pelantikan Kepala Daerah Tertunda, Ahmad Luthfi: Tak Masalah, yang Penting Penetapan

Kesepakatan dengan semua partai politik telah tercapai untuk melakukan perubahan yang mendukung percepatan realisasi janji politik kepada masyarakat.

Selain pengentasan kemiskinan, Luthfi juga berencana menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional guna mendukung kebijakan pemerintah pusat.

“Selain itu, kami akan mengembangkan industrialisasi, menekan angka pengangguran terbuka, serta memastikan harga tetap stabil,” katanya.

Komitmen lain yang akan Ahmad Luthfi jalankan ialah meningkatkan skala UMKM agar lebih berdaya. UMKM skala mikro yang saat ini berjumlah hampir 150.000 akan pihaknya dorong naik kelas menjadi skala kecil dan menengah.

BACA JUGA: Andika-Hendi Cabut Gugatan Pilgub, Tim Hukum Luthfi-Yasin: Sekarang Jateng Kandang Milik Rakyat

“UMKM skala mikro merupakan kewenangan bupati dan wali kota. Ketika naik ke skala kecil, itu wewenang gubernur. Jika sudah skala menengah, nanti provinsi yang menangani. Kami akan mempercepat proses ini agar UMKM lebih maju,” jelasnya.

Rencana koordinasi dengan bupati dan wali kota juga tengah Luthfi siapkan, termasuk pembentukan rumah kreatif di tingkat kecamatan untuk mendukung UMKM berkembang lebih pesat.

Selain itu, pihaknya akan lebih rinci dalam menyampaikan program kerja yang menjadi prioritas utama.

“Setelah ada keputusan final, kami akan menjelaskan lebih rinci karena harus selaras dengan PAD di masing-masing wilayah,” pungkasnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp