Menyapa Nusantara

Program MBKM, Kementan Terjunkan Ribuan Mahasiswa Pertanian di 10 Provinsi Termasuk Jateng

×

Program MBKM, Kementan Terjunkan Ribuan Mahasiswa Pertanian di 10 Provinsi Termasuk Jateng

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Pertanian
Kegiatan mahasiswa peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pertanian. (ant)

Salah satu modul tersebut ialah Agribisnis Lahan Rawa, di mana mahasiswa mempelajari cara memanfaatkan lahan rawa yang memiliki potensi tinggi namun sering kali kurang maksimal.

BACA JUGA: Neraca Perdagangan Jawa Tengah Surplus 45,4 Juta Dolar AS, BPS Ungkap Komoditas Dominan Ekspor

Modul ini memberikan pengetahuan tentang teknik pengelolaan lahan secara efektif agar dapat menjadi sumber produktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Selain itu, modul Pengembangan Padi Rawa Terpadu memberikan mahasiswa wawasan mengenai peningkatan produktivitas padi di lahan rawa. Peningkatan itu melalui pendekatan terpadu yang memanfaatkan teknologi terbaru.

Ada juga modul Pengelolaan Lahan Rawa, yang berfokus pada teknik-teknik pengelolaan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan sambil meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut soal program MBKM

Program MBKM ini juga mencakup Kementan Leadership Programme. Tujuannya yakni untuk melatih mahasiswa agar mampu memimpin proyek-proyek pertanian berbasis inovasi, data, dan teknologi.

Mahasiswa beroleh kesempatan untuk menyusun dan memimpin pelaksanaan program yang nyata di lapangan, memperkuat kemampuan kepemimpinan mereka.

Lebih lanjut, melalui modul Teknologi Mekanisasi Pertanian, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai teknologi mekanisasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas lahan pertanian, dari pengolahan lahan hingga distribusi hasil pertanian.

Terakhir, modul Pemberdayaan Petani Berbasis Korporasi berfokus pada pemberdayaan petani melalui pendekatan korporasi.

Dalam modul ini, mahasiswa belajar bagaimana membantu petani menjadi lebih mandiri dalam mengelola bisnis pertanian mereka. Termasuk, mendapatkan akses yang lebih baik ke pasar serta modal guna meningkatkan daya saing di sektor pertanian.

BACA JUGA: Potensi Gempa Megathrust Capai 16 Zona Termasuk Jawa Tengah, Begini Langkah Antisipasi BMKG

Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Inneke Kusumawaty, menyampaikan bahwa program MBKM memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengelolaan pertanian dari hulu hingga hilir.

“Para milenial harapannya mampu mengelola lahan, alsintan (alat dan mesin pertanian), hingga manajemen panen dan pasca panen secara modern. Sehingga, hasilnya akan lebih efisien dan menguntungkan bagi petani milenial,” jelas Inneke.