Untuk mengurangi potensi kecelakaan lebih lanjut, pihak Forkopimcam Mijen dan pelaksana proyek akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitas truk dump pengangkut tanah. Keputusan ini di ambil hingga cuaca membaik dan kondisi jalan lebih aman. Para pekerja proyek juga diminta untuk segera membersihkan tanah yang berceceran di jalan, agar tidak lagi menimbulkan risiko kecelakaan.
“Proyek ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan banjir di Demak dan Jepara, namun kita harus mengutamakan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, sementara waktu, aktivitas truk dihentikan dan pekerja diminta membersihkan jalan secepatnya,” ujar Uditya Yayang, Plt Sekcam Mijen.
Proyek Strategis, Namun Perhatian Terhadap Keselamatan Kurang
Meskipun proyek normalisasi Sungai Wulan ini merupakan proyek strategis nasional untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Demak dan Jepara, pihak pelaksana proyek dugaan kuat kurang memperhatikan standar operasional keselamatan dan kesehatan kerja.
BACA JUGA: Pencari Ikan Tewas Tenggelam di Tambak Gemulak Demak, Polsek Sayung: Debit Air Sedang Tinggi
Salah satu masalah utamanya adalah banyaknya tanah yang berceceran di sepanjang jalan nasional Demak-Jepara. Sehingga saat hujan menjadi licin dan membahayakan pengendara. (*)
Editor: Farah Nazila





