ESDM kemudian meminta pengembang memperdalam kajian mengenai posisi struktur geologi atau sesar. Pasalnya, terdapat perbedaan interpretasi mengenai posisi sesar antara hasil pemetaan pemerintah dan kajian tim Pakuwon.
Di sisi lain, ESDM mengakui pengembang telah melakukan kajian geologi dalam waktu cukup panjang. Lya menyebut Pakuwon telah melakukan studi sejak 2022 dengan memasang berbagai alat pemantauan dan melakukan pengeboran hingga kedalaman sekitar 120 meter di sejumlah titik. (*)
Editor: Farah Nazila





