SEMARANG, beritajateng.tv – Kompetisi Championship Liga 2 2025/2026 kembali bergulir dengan sistem fase grup yang terbagi ke dalam dua wilayah, yakni Grup Barat dan Grup Timur.
Operator Liga Indonesia, ILeague, telah menetapkan pembagian grup berdasarkan letak geografis peserta.
Grup Timur disebut-sebut sebagai grup neraka musim ini. Tiga tim kuat eks Liga 1, yaitu PSIS Semarang, PSS Sleman, dan Barito Putera, berada dalam satu grup.
Persaingan makin sengit dengan kehadiran Persela Lamongan serta Persipura Jayapura, dua tim yang memiliki banyak nama besar.
BACA JUGA: PSIS Semarang Resmi Lepas Rahmat Syawal ke Bhayangkara FC, Sambut Iman Budi Eks Persis Solo
Persela Lamongan mempunyai pemain-pemain berpengalaman seperti Otavio Dutra, Hendro Siswanto, Beto Goncalves, dan Jonathan Bustos.
Di sisi lain, Persipura membawa pulang para legenda seperti Boaz Solossa, Yustinus Pae, Ian Kabes, hingga Yohanes Pahabol. Mereka juga menambah kekuatan dengan striker asing Matheus Silva, mantan penyerang PSM Makassar.
Selain itu, Grup Timur juga terdapat tim penuh potensi seperti Kendal Tornado FC, Persiku Kudus, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, dan Persipal Palu.
Sementara itu, Grup Barat didominasi klub-klub asal Sumatera. Di antaranya ada Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, dan Sumsel United. Tak ketinggalan, FC Bekasi City siap bersaing dengan materi pemain bertabur bintang.
BACA JUGA: Cari Pemain Muda, PSIS Semarang U20 Buka Seleksi Terbuka Gratis untuk Musim 2025/2026
Kemudian, di Grup Barat ada pula Garudayaksa, Persikad, Adhyaksa Banten FC, dan Persekat Tegal.
Regulasi baru pada musim ini juga cukup menarik. Juara grup akan langsung melaju ke final dan otomatis promosi ke kasta tertinggi, Super League.
Sedangkan posisi runner-up dari masing-masing grup akan berduel untuk merebut satu tiket terakhir promosi sebagai juara ketiga Championship.
Komposisi peserta yang merata dan sistem kompetisi yang ketat menjadikan Championship Liga 2 2025/2026 layak untuk disimak. (*)





