“Sirnas menjadi kesempatan bagi atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah. Sebagai salah satu pusat perkembangan padel di Indonesia,” katanya.
Dalam rapat kerja tersebut, pengurus juga membahas rencana memasukkan padel sebagai cabang olahraga exhibition dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah.
Langkah ini menurutnya penting untuk memperkenalkan padel kepada masyarakat yang lebih luas. Sekaligus membuka peluang agar cabang olahraga tersebut dapat dpertandingkan secara resmi pada penyelenggaraan Porprov di masa mendatang.
Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah, Budi Santoso, mengapresiasi upaya PBPI Jawa Tengah yang terus mendorong pengembangan cabang olahraga baru melalui program pembinaan dan kompetisi.
“Kami berharap PBPI Jawa Tengah dapat membangun sistem pembinaan yang kuat. Sehingga olahraga padel mampu berkembang dan menghasilkan atlet berprestasi,” kata Budi.
Melalui rapat kerja daerah ini, PBPI Jawa Tengah berharap dapat memperkuat sinergi antara pengurus provinsi, pengurus kabupaten dan kota, klub, serta para atlet. (*)
Editor: Elly Amaliyah





