SEMARANG, beritajateng.tv – Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat tengah ramai menjadi sorotan publik usai muncul dugaan ketidakadilan penilaian terhadap peserta dari SMAN 1 Pontianak.
Perdebatan muncul setelah jawaban yang diberikan tim SMAN 1 Pontianak dianggap salah oleh dewan juri. Namun, saat tim lain memberikan jawaban serupa, juri justru menyatakannya benar.
Video cuplikan kejadian tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memancing reaksi warganet. Banyak netizen mempertanyakan profesionalitas penilaian dalam lomba tersebut.
Akun X @miskintv_ ikut mengunggah penjelasan terkait insiden itu pada 11 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut, akun itu menyebut juri memberikan nilai minus kepada peserta yang sebenarnya sudah menjawab dengan tepat.
“Intinya ada peserta yang sudah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan lalu dilempar ke tim lain dan dijawab dengan jawaban yang sama, tetapi dianggap benar,” tulis akun tersebut.
BACA JUGA: Viral! Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan di Cepu hingga Masuk Rumah Warga
Unggahan itu juga menyebut peserta sempat menyampaikan protes secara baik-baik. Namun, juri tetap tidak mengubah keputusan dan bahkan menyalahkan peserta.
Seiring viralnya video tersebut, publik mulai mencari tahu siapa saja pihak yang bertugas sebagai juri dalam lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI itu.
Terdapat tiga nama juri yang ikut menjadi perhatian publik, yakni:
- Indri Wahyuni, S.IP., M.A
- Dra. Triyatni
- Dyastasita WB, S.Sos.
Selain dewan juri, dua pembawa acara juga ikut menjadi sorotan warganet, yaitu Shindy Lutfiana dan Said Akhmad.
Kolom komentar media sosial pun banjir beragam tanggapan dari netizen terkait polemik tersebut.
“Sebagai anak olim pasti bikin kesel dan nggak konsen kalau ada kejadian kayak gini. Moderator harusnya netral,” tulis akun @amandaalexaa.
BACA JUGA: Viral! Detik-detik Jalan Dusun Kirang Putus Terseret Longsor, Akses Warga Lumpuh Total
“Kalau nggak dengar harusnya minta di ulang jawabannya, bukan langsung kasih minus,” komentar akun @kinoisoepratman.
“Kalau jurinya kurang jelas mendengar seharusnya ada pendamping. Ini lomba resmi, bukan obrolan biasa,” tulis akun @missddamelia.(*)





