SEMARANG, beritajateng.tv – Baru-baru ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberikan repons atas insiden kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi kampusnya yang menjadi viral di media sosial.
Ariq, Koordinator Sosial dan Politik BEM Undip, menegaskan bahwa Undip masih belum sepenuhnya aman dari ancaman kekerasan seksual. Selain itu, kata Ariq, banyak korban yang masih merasa takut untuk bersuara.
BEM Undip menyuarakan keprihatinan terhadap eksistensi Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Undip.
BACA JUGA: Viral di X, Ini Kata Kampus Soal Dugaan Pelecehan Seksual Eks Ketua UKM Basket Undip ke Mahasiswi
Menurut Ariq, dalam dua tahun perjalanan Satgas tersebut, ia menilai mereka belum menjalankan tugasnya dengan baik. Oleh karena itu, BEM Undip berharap agar peran kampus dalam memfasilitasi korban dapat lebih baik. Sehingga, tuntutan mereka dapat terakomodasi dengan baik.
“Dan masih banyak korban yang masih takut untuk bersuara. BEM Undip melihat dua tahun perjalanan Satgas PPKS Undip. Mereka tidak menjalankan tugasnya dengan baik,” jelas Ariq sebagaimana terlansir dari Kompas.com, Kamis, 28 April 2024.
Ariq menambahkan bahwa kurangnya peran universitas dalam penanganan masalah tersebut telah memaksa masalah tersebut terbongkar di muka publik.
Tanggapan Undip soal kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswinya
Melansir dari sumber yang sama, Budi Setiyono, Wakil Rektor III Bidang Komunikasi dan Bisnis Undip, mengungkapkan bahwa pihak kampus sedang menyelidiki video yang menjadi viral di media sosial terkait kasus pelecehan seksual oleh seorang mahasiswa.
Menurutnya, pihak kampus telah mengeluarkan peraturan rektor No. 13/2022 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual yang menjadi acuan dalam penanganan kasus tersebut.
Budi Setiyono juga menekankan bahwa korban dapat melaporkan kejadian yang ia alami kepada Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Undip. Hal itu guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
BACA JUGA: Geger Ketua BEM UI Melki Sedek Terseret Kasus Pelecehan Seksual, Ini 4 Faktanya
Meskipun hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait insiden tersebut, Undip telah memerintahkan pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Basket Undip untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap duduk persoalan yang sebenarnya.
Kasus ini mencuat ke permukaan setelah viralnya unggahan akun TikTok @sangtutor_. Unggahan itu berisi video dan caption yang mengecam pelaku kekerasan seksual terhadap temannya yang merupakan mahasiswi psikologi Undip. (*)




