Sebagai penutup, Arief mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pencapaian otonomi daerah di usia ke-29 tahun ini sebagai pijakan. Yakni untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan urusan dan meningkatkan pelayanan publik.
“Penguatan kapasitas daerah harus menjadi prioritas dalam mengelola sumber daya, mendorong tata kelola yang transparan, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” pungkasnya.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Blora yang lebih maju dan berkelanjutan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





