Johanes menyebut, Toko Tong Hien awalnya berada di Jalan Argopuro sebelum akhirnya pindah ke lokasi saat ini, yaitu Jalan Sultan Agung. Saking ramainya saat itu, bangunan yang awalnya hanya menyewa lambat laun bisa menjadi kepemilikan Toko Tong Hien.
Namun sayang, karena persaingan yang semakin ketat dan berubahnya tren berbelanja di masyarakat, Toko Tong Hien tutup. Johanes menduga, Toko Tong Hien tutup karena kalah saing dengan toko kelontong modern saat ini.
“Karena kalah bersaing dengan online juga. Operasional toko nggak ketutup penghasilan,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





