SEMARANG, beritajateng.tv – Salah satu saksi mata, Nuke Apriliani mengungkapkan detik-detik kebakaran Gedung Metro Sport Center di Jalan MT Haryono, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang pada Senin, 4 Mei 2026 malam. Kepulan asap hitam hingga suara ledakan keras disebut memicu kepanikan para penghuni gedung.
Wanita 34 tahun yang keral disapa April itu mengatakan, saat kebakaran kebakaran Gedung Metro Sport Center, dirinya berada di lantai dua dan hendak pulang kerja sekitar pukul 19.00 WIB. Tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam gedung yang membuat orang-orang berhamburan keluar.
“Saya di lantai dua, dengar ada orang teriak, kita langsung keluar. Asap sudah mengepul hitam,” ujar April saat beritajateng.tv temui di lokasi kebakaran Gedung Metro Sport Center.
Saat berusaha menyelamatkan diri, April mengaku mendengar suara ledakan keras yang berasal dari lantai dasar bangunan, tepatnya di area gereja.
“Turun langsung bunyi ledakan itu dari bawah gereja. Kencang sekali,” katanya.
BACA JUGA: Kebakaran Metro Sport Center Semarang, Dua Orang Sempat Terjebak di Lantai Atas
Ia menyebut ledakan terjadi lebih dari tiga kali dan cukup kuat hingga menyebabkan kaca-kaca di sekitar lokasi pecah.
“Ada beberapa kali, lebih dari tiga. Kaca-kaca sampai pecah semua, keras banget,” ungkapnya.
April menggambarkan situasi saat itu penuh kepanikan. Kepulan asap tebal membuat jarak pandang terbatas, sehingga para penghuni gedung berusaha keluar secepat mungkin.
“Panik, soalnya asapnya sudah mengepul,” ujarnya.
April mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran maupun apakah ada korban yang sempat terbakar di dalam gedung. Fokusnya saat itu hanya menyelamatkan diri.
“Saya kurang tahu, saya langsung menyelamatkan diri, enggak sempat lihat,” ucapnya.
Ia juga tidak memastikan apakah saat kejadian terdapat aktivitas di area gereja. Namun menurutnya, api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar.
“Tiba-tiba apinya langsung berkobar,” katanya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang masih dalam penyelidikan pihak Polrestabes Semarang.
BACA JUGA: Satpol PP Sebut Mayoritas Gedung dan Kantor di Blora Rawan Kebakaran: Minim APAR-Detektor Asap
Berdasarkan data yang beritajateng.tv himpun, api dilaporkan muncul dari lantai dasar bangunan yang digunakan sebagai area gereja, sementara dua orang sempat terjebak di bagian atas gedung dan berhasil dievakuasi petugas.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.00 WIB. Damkar Kota Semarang mengerahkan 7 unit mobil pemadam, dua unit rescue, dan sekitar 50 personel. (*)
Editor: Farah Nazila




