“Kalau memang ayahnya mau bertanggung jawab untuk anak-anak, ayahnya bisa bikin kartu buat anak-anak, biarkan ayahnya yang pegang,” kata Sarwendah.
Menurutnya, cara tersebut dapat membuat pemberian uang untuk kebutuhan anak menjadi lebih jelas. Ruben dapat langsung mengisi atau mentransfer uang ke rekening tersebut tanpa harus mengirimkannya melalui Sarwendah.
“Nggak usah lewat aku, nggak apa-apa. Biarkan itu menjadi tabungan buat anak-anak dari ayahnya,” lanjutnya.
Dengan demikian, Sarwendah menilai persoalan nafkah tidak perlu selalu dikaitkan dengan dirinya. Ia ingin uang tersebut benar-benar diposisikan sebagai bagian dari kebutuhan dan tabungan anak-anak mereka.
Celetukan Rp200 Juta Picu Debat
Sebelumnya, potongan video yang memuat ucapan Sarwendah soal Rp200 juta beredar luas di media sosial. Tanpa konteks percakapan secara utuh, pernyataan tersebut kemudian memunculkan berbagai interpretasi dari netizen.
Sebagian warganet menganggap Sarwendah tidak membutuhkan nafkah dari Ruben. Namun, melalui podcast Denny Sumargo, Sarwendah menjelaskan bahwa ucapan tersebut muncul karena ia merasa terpancing oleh komentar netizen yang terus membawa-bawa nominal nafkah.
BACA JUGA: Hubungan Sarwendah dan Betrand Peto Jadi Sorotan Netizen Lagi, Ini Profil Anak Sambung Ruben Onsu
Klarifikasi Sarwendah tersebut sekaligus memberikan konteks berbeda terhadap potongan video yang sebelumnya viral. Ia menegaskan bahwa persoalan utamanya bukan semata-mata mengenai nominal Rp200 juta, melainkan respons emosional terhadap komentar yang menurutnya terus menyudutkan dirinya dalam persoalan nafkah anak. (*)





