“Dengan kehadiran Pak Bupati secara langsung di gedung kami di Yogyakarta ini, maka kami pun merasa senang dan akan memprioritaskan Blora sebagai rekan kerjasama. Karena memang kami sangat membutuhkan daerah sebagai mitra dalam mencetak sarjana terapan melalui sekolah vokasi,” tambah Dekan Agus Maryono.
Pihaknya berharap dalam waktu dekat bisa dijalin penandatanganan kerjasama secara lebih detail agar bidang bidang apa saja yang akan dikerjasamakan dapat ditindaklanjuti oleh beberapa departemen dan dinas terkait dari Kabupaten Blora.
“Harapannya nanti kehadiran kami juga bisa ikut membantu penanganan kemiskinan. Terlebih Pak Bupati menyampaikan angka kemiskinan di Blora masih di angka 12 persen, naik satu digit akibat pandemi,” lanjutnya.
Adapun Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyambut baik peluang kerjasama yang siap dibangun oleh Sekolah Vokasi UGM Yogyakarta.
“Maturnuwun Pak Dekan dan jajaran atas sambutannya. Kita berharap Sekolah Vokasi UGM kedepan juga bisa ikut Sesarengan mBangun Blora. Salah satunya sinergi dengan Pemkab Blora dalam peningkatan SDM anak-anak kita melalui pola kemitraan. Kalau perlu nanti kita kumpulkan seluruh kepala sekolah SMK yang akan kita dorong menjadi mitra pengembangan vokasi di Kabupaten Blora,” ujar Bupati Arief.
Bupati juga meminta Bappeda untuk segera menyiapkan data dan OPD mana saja yang siap bekerjasama dengan sekolah vokasi UGM.
“Bidang bidang kerjasamanya segera saja disusun, mana yang siap segera kita laksanakan penandatanganan kerjasamanya. Karena secara umum kita sudah ada MoU dengan Pak Rektor UGM. Sekolah Vokasi UGM ini fakultas palugada, apa lu mau gua ada. Maka harus ikan sepat, ikan gabus, plus ikan lele. Semakin cepat semakin bagus tidak bertele tele. Monggo kita berharap sebelum puasa, pihak sekolah vokasi bisa melakukan mapping ke Blora,” ujar Bupati.





